Witri Santi Dewi
Salam Kenal…
Nama adek saya Witri Santi Dewi
Dulu kuliah di Jurusan Bahasa Inggris dan lalu pindah ke Jurusan Biologi Universitas PGRI Indrapasta yang deket Ranco Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Alamat terakhir adek saya di Jl H Saedah Rt. 7 Rw 7 No. 7 Pasar Induk Jaktim
Adek saya hilang sejak Oktober 2006 dan sekitar bulan Agustus 2007 tanpa disengaja kakak saya dari atas bis melihat adek saya di daerah diperempatan pulo mas dan menghampiri sambil menangis trus sholat magrib di ITC Cempaka Mas, pada saat sholat magrib tersebut adek saya langsung kabur tanpa ada beritanya dengan meninggalkan sebuah tas yang berisi buku catatan.
Isi buku catatan tersebut berkaitan dengan dialog2 bagaimana cara mendekati orang dan NII.
Sampai hari ini tidak ada kabar beritanya. Saya dan kakak saya terus berdoa dan mencari dimana keberadaan adek saya. kadang kami ke stasiun senin, pasar senin, itc cempaka mas, ramayana klender, mall cijantung dll.
Kami sekeluarga berharap agar adek saya bisa kembali dan berkumpul dengan keluarga.
Zentoni
HP 081317422079
zeinrin@yahoo.com
Admin :
- Bagi pembaca yang pernah mengenal Witri Santi Dewi dan mengetahui keberadaanya, dimohon menghubungi nomer / email tersebut di atas.
- Bagi pembaca yang kehilangan anggota keluarga karena NII KW 9, silahkan menghubungi nomer telpon 08132 8484 289 atau email bahtiar@gmail.com, untuk dibantu dalam pencarian.
mahasiswi 1:10 pm pada Oktober 1, 2011 Permalink |
Assalamu’alaikum Wr Wb
Saya diajak masuk NII sama teman saya, kurang lebih sebulan yang lalu. mulai di TL bulan september akhir, lalu melewati tazkiyah. keharusan membayar operasional saya X.XXX.XXX, saya baru bayar 250.000 saja.
sampai sekarang belum di MH (?) karena masalah finansial. meskipun sudah mengalami tes dengan si ‘bapak A’ dan ‘bapak B’ dan mereka bilang saya lulus. meskipun selama ini saya selalu ragu dan ngga tenang, karena agak aneh, tapi masuk di akal. saya jalanin saja. saya pernah kumpul kobilah2 gitu, dan udah tau beberapa orang dari mereka. dan hampir semuanya saya kenal karena satu fakultas.
saya juga udah ketemu sama abi mereka. saya melihat mereka baik2 saja, ngga ada paksaan juga jadi saya ngga pikir macam2. dan mereka sepertinya percaya sama saya. kalo dasar hukum AlQur’an sih saya percaya aja. tapi begitu ayatnya diartiin, agak ngawang sih, kok seserampangan itu, tapi tetap masuk diakal.
dan saya berkali-kali nanya ‘Hadist nya mana?’ mereka cuma bilang ‘dari 4000 hadist kan yang shahih cuma 1000′. lalu pembicaraan selalu dialihkan. waktu saya bertanya tentang syarat dana, ‘misalkan orang itu kurang mampu secara finansial tapi berkualitas bagaimana, apa mereka bukan orang-orang terpilih?’ si pentazki agak bingung, begitu juga pas tahkim, ‘kalo membunuh kok ngga ada tahkimnya? keburu ditangkep polisi dong, berarti masih RI juga ya’ padahal saya hanya bercanda, namun dia agak salting. dan masih banyak kejanggalan lain, tapi hati saya masih setengah2 percaya.
kalo sudah mulai nggak yakin saya buka Alqur’an secara acak, lalu ketemu jawabannya di halaman itu dan sangat mengena, sesuai kondisi saya. ini bukan mengada-ada, selalu saja ada yg menenangkan dan memperingati di bacaan Al-Qur’an. dan selalu saya tulis ulang di diary saya. kemudian saya yakin lagi kalau jihad harta dan jiwa memang wajib hukumnya, jadi saya semakin gencar mengumpulkan uang jajan untuk bayar uang MH.
pas tazki sholat yg dilakukan paling akhir, saya disuruh tulis 10 nama temen saya yang bisa saya ‘bawa’. kalo bisa bahkan sebanyak2nya. lalu seminggu kedepan saya harus mulai mendekati target, yg saya tulis itu teman2 sma saya, saya sekolah di sma islam, mungkin cukup terkenal di indonesia, dan hubungan saya dan teman2 sma saya dekat sekali seperti keluarga, awalnya saya semangat karena ingin ‘menyelamatkan mereka’. lalu ketika saya bertanya keluarga mereka bilang ‘jangan, keluarga nanti aja, kan masih “mudah-mudahan”‘, hmm, katanya selamat sejahtera untuk seluruh umat tapi kok pilih2 ya.
dan cara mereka merekrut itu saya kurang suka, saya bilang ke mereka, jangan pakai cara bohong, atau mengiming2i orang dengan sesuatu apa lagi lawan jenis. yang pakai lawan jenis ini bener2 saran dari orang yang merekrut saya, saya bingung padahal mereka punya tahkim untuk zina, tapi menarik orang dengan cara ini membuat saya mulai mengurangi kadar keyakinan akan mereka.
penasaran cari di Al-Qur’an dapatlah An-Nahl : 105
“Sesungguhnya yang mengadakan kebohongan hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta”
saya bingung, AlQur;an itu kan kebenarannya pasti, dan cara mereka juga nggak semenakutkan yang diceritakan di internet, mereka ngga memasukkan saya ke kamar petak, cara penyampaiannya santai, mereka bilang ‘mensucikan harta orang tua’, mereka juga berkegiatan positif, mereka membuat usaha sendiri, dan hasilnya untuk NII dan mereka. itu yang saya nilai lebih dari mereka dan menganggap NII ini memang nyata.
saya harus menyampaikan kebenaran. masalahnya saya tidak tahu NII ini yang NII benar atau bukan, mereka selalu bilang “NII ada yg buatan RI, dan mereka bikin yang jelek2nya aja, jadi jangan terpengaruh kalo ada berita jelek itu bukan NII ini kok, namanya juga media, yang berkuasa yang menang”.
saya dijanjikan foto lokasi pusatnya, dan itu Al Zaytun, waktu itu saya blm pernah dengar sebelumnya, karena bagus, ya saya percaya. dan sekarang NII bilang NII KW9 Al Zaytun itu NII buatan RI, saya jadi bingung.
nah ini jadi saya termasuk orang yang mana pak? saya merasa munafik, apa keraguan ini terjadi sama bapak dulu?
saya blm diajari oleh orang yg lebih ‘sepuh’ karena selama ini saya hanya di tazki sama teman seangkatan, sebenarnya saya penasaran, tapi sekaligus takut.
saya harus gimana? keluar atau gimana?
dan bagai mana cara mereka memilih ayat2 seperti itu? apa saya sudah mereka program otaknya untuk mengartikan AlQur’an dari sudut pandang berbeda, karena disatu sisi saya takut, tapi begitu membaca ayat saya kembali mengerti?
tolong tanggapannya pak, saya panik. maaf panjang ceritanya, terimakasih ya
Wassalamu’alaikum.
bahtiar 5:11 am pada Juni 4, 2010 Permalink |
Terima kasih Bapak Setiyadiagung, atas komentarnya. Ananda hanya membantu menemukan kembali sanak keluarganya sebatas kemampuan yang dimiliki.
Salam,
http://niikw9.wordpress.com/2009/05/06/mencari-jawaban-dari-mantan-nii-kw-9/
setiyadiagung 10:32 pm pada Juni 2, 2010 Permalink |
wahh,,kyaknya mas admin nie tim SAR iiaa??
ato Polisi??