RAGU HIDUP DI NII KW 9
Pertanyaan :
Mas, saya telah ikut NII KW 9 selama 7,5 bulan. Setelah saya renungi kembali, hidup saya malah jadi apatis, kuliah terganggu, hubungan saya dengan orang tua renggang, pertemanan saya berkurang, saya gampang berbohong, ringan tangan mengambil hak milik orang lain, intinya rasa percaya diri saya jadi berkurang. Apa yang salah dengan jama’ah ini ?
(identitas dirahasiakan)
Jawab :
Terima kasih atas kepercayaan saudara berbagi rasa kepada kami. Perenungan yang telah saudara lakukan tepat dan benar sekali. Karena NII KW 9 dicipta untuk menjadi seperti itu, persis seperti hasil renungan anda. Mungkin link ini : http://members.tripod.com/darul_islam/nii-prakata.html, bisa membantu saudara untuk memahami : Apakah NII KW 9 itu mencontoh atau malah menjauhkan dari Sunnah Rasul. Silahkan diklik link tersebut.
Ditulis ulang oleh :
Bahtiar Rifai
Mantan NII KW 9
HP. 08132 8484 289
Email : bahtiar@gmail.com
Ilustrasi gambar diambil dari [sini]



Pemuda 11:34 am pada Januari 10, 2012 Permalink |
Kami ingin melaporkan kecurigaan kami pada salah satu mahasiswi di Universitas yang bernama Desi, Aflah, Rayya, lolita h. jurusan sastra inggris yang mungkin terlibat dalam organisasi aliran sesat NII. Hal ini kami ungkapkan atas dasar kecurigaan kami mengenai ciri-ciri yang hampir sama dengan ciri-ciri seorang anggota NII pada website http://www.nii-crisis-center.com/. Kami sebagai salah satu dari masyarakat yg pernah juga ikut diresahkan dengan adanya surat selebaran untuk meminta dana korban bencana alam yg mengatasnamakan UNINDRA, namun kecurigaan kami terletak pada kop surat yg tidak asli (diketik sendiri dgn menggunakan komputer),kemudian surat selebaran yg tercecer tidak sengaja kami temukan berisi bnyk tandatangan percobaan a/n Rachman Hidayah yg kami simpulkan mungkin sebagai ketua organisasi sekaligus korban yg nama dan tandatangannya disalah gunakan.
Kemudian hal lain yg membuat kami semakin resah adalah dengan hilangnya laptop milik salah satu korbannya seharga sekitar 10 jt, hal ini kami dapat simpulkan juga karena sangat mirip dengan tindakan kriminal yg dilakukan anggota NII yg terdapat pada website http://www.nii-crisis-center.com/. Hilangnya laptop ini mungkin akan sangat merugikan pihak keluarga yang diduga adalah mahasiswi unindra yg terlibat gerakan aliran sesat NII, dikarenakan keluarga terpaksa mengganti laptop temannya atau korbannya seharga 10 jt rupiah. Cara menghilangkan laptop ini sebenarnya sangat mirip dengan modus kriminalitas yg dilakukan para anggota NII, yg sebenarnya laptop itu adalah tidak hilang,namun sebagai semacam setoran untuk organisasi NII.
Sebelumnya kami mohon maaf, namun demi keamanan dan kenyamanan serta demi nama baik UNINDRA kami mohon kerjasama serta bantuannya dalam mengusut kasus yg dicurigai ini. Kasus ini memang belum pasti benar, namun kami juga perlu waspada sebelum hal-hal lain yg lebih merugikan lg bisa terjadi. sekian surat keluhan kami, disini kami jg mengirimkan scan surat tercecer yg kami temukan serta artikel dari crisis NII yg mungkin dapat dibaca sebagai informasi. Kami tidak punya cukup bukti yang kuat,kami juga baru hanya menduga dan menaruh curiga, namun kami sebagai masyarakat yang sangat prihatin,peduli terhadap mahasiswi dan nama baik kampus UNINDRA dengan ini sangat memohon bantuan pemecahan masalah ini.Trimakasih.
(saya sempat mengirim email pada pihak kampus,namun blm ada respon. sbagai tambahan info sy sempat mengutak ngatik hp teman sy dan menemukan percakapan yg hampir sama dgn ciri2 anggota NII,seperti uang iuran yg hrs disetor. ada 1 nomer telepon yg sy temukan yaitu sdr. Aflah 021-40947532. mohon bantuannya kpd pihak yg berwajib,trimakasih)
081572502631 11:32 am pada Mei 27, 2011 Permalink |
Menteri Agama NKRI : Pesantren AL ZAYTUN seperti hutan dalam kota, merupakan Pesantren Modern yang Termegah, Terlengkap, Terbaik, dan Terbesar di Dunia ! +6281572502631
niken 11:08 am pada Mei 15, 2011 Permalink |
NII memang tidak sesuai dgn uud 45 tapi NII sesuai dgn kehandak allah.
seyulieang 6:18 am pada Juni 4, 2010 Permalink |
Ada penyakit ada pula obatnya. Ada kesesatan ada pula cara mengatasinya. Semua bergantung kepada masing-masing kita. Allah SWT memberi kebebasan kepada setiap individu. Membawa diri menjadi berjiwa mutmainah tak ada keraguan dalam kebenaran.