Komunitas Milah Ibrahim, Islam Syahadat, & NII KW 9 Zaytun

Email Pertama :

Ass.ww. Saya seseorang yang tinggal di Jawa. Bln Juni kemaren wktu sy pulang ke rumah mertua saya, di rumah diadakan pengajian, awalnya pengajian biasa yang menerangkan ke Esa an Allah, dengan berbagai ayat2 dan surat2, saya sempat curiga apakah ini ajaran KW9?.

Sampai sekarang sy belum temukan jawabannya, diakhir pengajian sang mubaliq menganjak untuk melakukan Mirzaq, yang katanya belumlah sempurna seorang muslim apabila belum mirzaq lagi, karena seorang muslim harus masuk Islam secara kaffah. Lebaran saya pulang lagi dan diadakan pengajian lagi, sekarang mubaliqnya berbeda orangnya.

Awalnya saya males ikut karena agak ragu2, akhirnya bapak mertua saya memanggil untuk ikut pengajian dan di pengajian tersebut kita ditanya isi ke 6 mirzaq yg dulu pernah  diucapkan, karena saya gak menganggap makanya gak saya hapalkan, saya ditantang untuk berapa lama menghafalnya.

Isi ke 6 mirzaq itu antara lain :

Bismillah hirohman nirrohim Wallohi = demi Alloh

1. Saya menyatakan mitsaq ini kepada Allloh disaksikan oleh mu’min mubaligh yang bertanggung jawab (itu termuat dalam surat 48 ayat 10,33 ayat 7)

2.saya menyatakan mitsaq ini sungguh-sungguh ikhlas tiada paksaan dari siapapun juga (surat 2 ayat 156)

3.saya menyatakan iman kepada Alloh dan Rosulnya serta meninggalkan KEMUSYRIKAN,dan sanggup mengemban tugas sebagai mu’min mubaligh untuk menegakkan kalimatulloh liilaikalimatiillah di bumi Alloh (42 ayat 13,61/9,9/37,48/8-9)

4. Saya tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan menggugurkan kandungan, tidak akan berdusta dan tidak akan berbuat durhaka terhadap ajaran syariat islam (60/12)

5. saya akan taat kepada Allah dan Rosulnya serta siap menerima bimbingan mukmin mubaliq yang menjadi pembina saya, kiranya Alloh meridloi mitsaq yang saya nyatakan ini.(4/59)

6. ALLOHU AKBAR,ALLLOHU AKBAR,ALLOHU AKBAR.

Itulah isi mitsaq ini. Saya bener2 takut kalo itu bener2 ajaran KW9 al zaitun. Soalnya kemaren saya dan istri saya zakat fitrah dan sodaqoh sebesar 100rb, sedangkan mertua saya dan kakak ipar saya sebesar 300rb.

Terus tentang ajaran tidak akan berzina, dijelaskan juga zina juga ternasuk makan makanan dari hewan yang disembelih tanpa atas nama Allah dan dia juga cerita dia pernah bertamu ke seorang temen muslim yg belum melakukan mitsaq dan dia disuguhin opor ayam, sambel dan kerupuk, dia jelaskan sebelum orang itu melakukan mirzaq makan makanan itu adalah termasuk ZINA, bukannya hewan yg sudah dipotong dengan membaca basmalah sudah halal dimakan bagi muslim walaupun muslim itu belum bener2 secara kaffah masuk Islam.

Sebelm makan kita membaca Basmalah juga dah halal wong hewan itu bukan hewan yang haram untuk dimakan. Jadi semakin curiga saya atas ajaran itu. Mohon pendapatnya dan sarannya. Mohon dibalas dengan segera, karena sebentar lagi pasti saya akan disuruh mengikuti pengajian lagi dan ditanya lagi isi mirzaq tadi.

Mubaligh tadi juga menjelaskan pentingnya BAM, bangun aktifitas malam, saya setuju, tapi ada hal yg juga saya gak sependapat.

Email Kedua :

Ass.ww, baru kemarin saya ketahui aliran yang saya ikuti adalah KOMAR (Komunitas Milah Abraham), apakah itu sesat, saya takut saya salah melangkah. Saya baca di internet apa yang diajarkan emang sama, bahwa Yahudi adalah cikal bakal Kristen dan Kristen cikal bakal Islam, jadi gak da perbedaannya, semua menyembah yang sama yaitu Rohul Kudus, yang lebih diutamakan bukan sholat 5 waktu, tapi BAM (bangun aktifitas malam) yg meliputi sholat dua rakaat, gak tau sholat apa tahajud atau apa ? Trus baca alqur’an, menghafalnya dan memahami artinya, kalo itu saya sependapat, tapi kalo sholat 5 waktu gak wajib masa katanya kita sekarang di jaman yang masih menunggu datangnya Nabi setelah Nabi Muhammad, dan di Indonesia islam akan bangkit dan datangnya Rosul dari bumi Indonesia, dengan didasari kalau suatu daerah / negara yang telah sering tertimpa bencana, berarti negara itu sudah rusak dan buat ngebenerinnya pasti nanti turun Rosul / Nabi.

Terus kita gak boleh makan hewan yang disembelih bukan dari komunitas kita, contoh kita gak boleh makan daging hasil beli di pasar, makan sate dari tukang sate yg bukan dari komar. Itu yang jadi kejanggalan saya. yang saya sayangkan, yang dulunya mertua laki2 saya rajin banget sholatnya, sekarang hanya sholat malam aja 2 rekaat, abis tu baca quran, hafalin, terus memahami terjemahannya, kelihatannya mertua laki2 saya sudah masuk agak jauh ke komunitas itu.

Tolong bagaimana sarannya, gimana kalo emang komunitas itu salah / sesat, bagaimana memberitahu mereka, dan kalo memang gak sesat berarti itu jalan yang bagus, tapi saya cari informasi di mana-mana ini aliran sesat, merupakan aliran dari ahmad musaddek, yg sekarang di LP.

Pernah saya lihat buku bacaan yg wajib dibaca / referensi Komar, kebetulan buku itu disampulin kertas koran, saya jadi penasaran siapa pengarangnya ternyata ahmad musadek, saya cari info di internet, dia yang mengaku nabi berasal dari Bogor, aliran dia al qiyadah, yg sekarang menjelma jadi  milah abraham / milah ibrahim yg artinya jalan ibrahim. Apakah itu benar ? Tolong carikan informasinya. Makasih banyak atas perhatiannya. Wass.ww

Jawaban :

Oleh Bapak Sukanto sukanto_saja@yahoo.co.id http://www.nii-crisis-center.com/

Komunitas Milah Ibrahim (KOMAR) merupakan nama lain yang digunakan gerakan Al Qiyadah Al Islamiyah pimpinan Ahmad Mushadiq. Penggunaan nama tersebut ada dalam buku-buku referensi mereka. Layaknya NII KW9 yang kadang menggunakan nama Negara Kurnia Allah (NKA),  modus tersebut hanya untuk mengelabui para rekrutan baru. KOMAR dibentuk dari perpecahan pemikiran antara Ahmad Mushadiq dengan petinggi NII KW9, termasuk Panji Gumilang, dalam pemahaman akan aplikasi Mabadi Tsalatsah (ajaran, doktrin dan rujukan utama NII KW9). Mushadiq berpikir lebih integral dan linear pada sisi kerasulan dan kenabian serta risalah yang dibawanya, sementara Panji Gumilang  lebih fokus pada bentuk risalah, yaitu negara. Namun, keduanya sepakat bahwa diluar kelompoknya adalah kafir. Maklum, satu guru satu ilmu.

Nah, bila ajaran kedua kelompok tersebut sudah dinyatakan sesat dan menyesatkan kenapa tidak diberantas?. Harus dipahami bahwa penangkapan Ahmad Mushadiq merupakan tekanan masyarakat yang mendorong kepolisian mengambil langkah untuk meredam keresahan kaum muslimin. Tapi, bukan berarti menghentikan gerakannya secara luas. Walaupun ada ikrar tobat, itu hanya strategi belaka. Suka tidak suka, apa yang dilakukan KOMAR dan KW9 merupakan langkah yang sangat efektif untuk memandulkan kader-kader muda Islam. Maka itu, gerakan-gerakan seperti ini akan selalu dipelihara oknum berkepentingan. Disatu sisi memberikan rasa aman bagi Republik Indonesia dari ketakutan akan perekrutan Islam radikal, dan disisi lain, menjadi proyek murah musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam dari dalam. Cukup hanya mendorong orang-orang seperti Ahmad Mushadiq dan Panji Gumilang, ratusan ribu kaum muda muslimin hancur aqidahnya sekaligus menjadi mesin penghancur aqidah paling efektif serta memberikan efek buruk bagi perjuangan kaum muslimin yang lurus.

Belajar dari kasus KOMAR dan KW9, akan ada banyak jebakan bagi kaum muslimin di Indonesia pada tahun-tahun mendatang. Pasalnya, gerakan-gerakan sesat terbukti berhasil merusak aqidah umat dan memberikan efek buruk akan contoh perjuangan Islam. Tercatat sudah ada tiga gerakan baru yang serupa dengan KW9, bahkan disinyalir digawangi oleh mantan-mantan petinggi KW9 yang sudah hengkang. Satu diantaranya sudah mulai membesar dan bergerak cepat di Bandung dan Jakarta, sementara dua lainnya masih terlokalisir di wilayah tertentu. Gerakan yang mulai besar adalah Kesatuan Al Haq (KAH). Gerakan ini berawal di Bandung. Kini sudah masuk Jakarta dan merekrut kalangan wanita saja. Model doktrinnya serupa dengan KW9, hanya idiomnya yang berbeda, bukan negara tapi kesatuan. begitu juga dengan sistem komandonya dan pendanaannya, masih tidak jauh dari seniornya. Sementara dua yang lain, yaitu Islam Syahadat dan satu gerakan yang belum memiliki nama. Islam Syahadat sedang bergerak di Bandung. Cirinya dengan menyatakan bahwa syahadat setiap muslim turunan belum syah, maka butuh syahadat lagi. Pola perekrutannya mirip KW9, bedanya dalam pelaksanaan program dan pemahaman ritual. Yang terakhir adalah yang sedang berkembang di Bogor Selatan, tepatnya wilayah Empang. Gerakan ini berawal dari KW9, lalu mulai 2007 merubah dirinya menjadi gerakan terbuka dengan membentuk majlis ta’lim. Dua diantaranya bernama Majlis At Tiin dan Majlis Al Ikhlas. Majlis-majlis ini mengumpulkan kaum muslimin dari berbagai umur dan latar belakang. Materi yang disampaikan berkisar pada nabi Ibrahim dan nabi Ismail, bagaimana keteguhan Ibrahim menjaga rumah Allah walau terusir dari Babilon hingga mengorbankan Ismail atas perintah Allah. Inti dari ajarannya serupa dengan KOMAR, KAH dan KW9 yaitu mengkafirkan orang diluar kelompoknya dan mengaku dirinya adalah rasul.

Oleh Bapak Sukanto sukanto_saja@yahoo.co.id http://www.nii-crisis-center.com/