Updates from Mei, 2009 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • Bahtiar 8:43 am on May 25, 2009 Permalink | Balas  

    ANCAMAN BILA KELUAR DARI NII KW 9 

    From : Edwin Sagala (ed.sagala@gmail.com)
    Sat, May 24, 2009 at 6:46 AM
    To: bahtiar@gmail.com

    Pak, bagaimana dengan ancaman2 yg mereka nyatakan….??
    resah rasanya jika mengingat ancaman2 yang mereka paparkan pada saya pak

    Jawaban :

    ancaman2 itu hanya gertak sambal
    saya dulu juga diancam akan dibunuh karena halal darahnya, keluar dari tentara islam indonesia, berpotensi membocorkan rahasia negara. akan dibunuh dengan diracun, dibuat kecelakaan lalulintas, dan lain sebagainya. buktinya sampai sekarang saya masih hidup.

    untuk menenangkan hati, anda bisa berbagi cerita dengan temen2 dekat, temen2 kampus, temen2 organisasi, temen smu/smp/sd, temen2 di kerohanian islam, dan temen2 yang anda percaya.

    bila mereka mengancam lagi, gertak balik dan katakan bahwa kamu punya kenalan dari TNI Polri aktif, punya temen yang bapaknya TNI / Polri, dan lain sebagainya …

    Itu masukan dari saya, bila ada yang ditanyakan lagi, silahkan …

    Link ini semoga juga ikut membantu meringankan keresahan tersebut :

    http://niikw9.blogspot.com/2009/03/keluar-nii-kw-9-diancam-bunuh.html

    Ditulis ulang oleh :
    Bahtiar Rifai
    Mantan NII KW 9
    HP. 08132 8484 289
    Email : bahtiar@gmail.com

     
    • Ozzo Babanguz 4:11 pm on Oktober 3, 2011 Permalink | Balas

      bagaimana ciri-ciri NII kw 9 alzaitun??
      saya pernah di ajak oleh teman masuk islam tetapi keadaan nya biasa..infaq juga hamya 2,5% dari penghasilan…..nah dmn letak sesat nya? bukan nya yg sesat itu NKRI ynga menggunakan hukum selain hukum allah

      Ozzo Babanguz – ozzobabanguz@ymail.com

    • sandy 12:59 pm on Juni 16, 2011 Permalink | Balas

      hari ini nii blm putuh hukumnya msh yaumil bilqisti tau klo udah putuh mah jd mrk ga bs semena mena karna ada pancasila

    • 081572502631 8:34 am on Mei 27, 2011 Permalink | Balas

      Sudah ditegaskan oleh Menteri Agama Bapak Suryadharma Ali, bahwa pesantren Alzaytun yang berlokasi di Indramayu tidak terkait dengan NII, T I T I K ! ! !

    • iqbal 11:12 am on Mei 15, 2011 Permalink | Balas

      saya setuju adanya nii karena memang di indonesia ni banyak yg sdh melupakan islam
      jadi indonesia termasuk negara kafiiir

    • seyulieang 9:42 pm on Mei 30, 2009 Permalink | Balas

      Ancaman itu ada, oleh sebab mereka tidak mampu melakukan apa yang diancamkan itu. misalnya: Sebentar lagi kamu saya bunuh, awas!!! Dijawab: Kalo mau bunuh saya tunggu di alamatku, bla,,bla,, Apa yang terjadi, ditunggu dalam penantiannya, bahkan datangpun tidak berani. Logikanya, pabila pengancam punya kemampuan maka tak usah bilang2, langsung eksekusi.

      Kalo tidak takut dibunuh, dicoba lagi ditakuti dengan mati kafir. Karena dia tahu bahwa orang Islam takut mati kafir. Padahal yang dimaksud dia itu adalah mati sahid bagi kita, karena memperjuangkan yang haq.
      Kalo diantara teori2 ini mengena, maka korban telah masuk perangkap. Misalnya seekor burung pipit, dipelihara sebentar kemudian disuruh menyanyi disangkarnya. Misalnya seekor gajah, setelah terjerat dipelihara sebentar kemudian di-suruh2 sebagaimana kemauan majikannya. Burung pipit dan gajah yang sudah penurutpun, dikendalikan dengan neraka dan di-iming2 dengan sorga.

      Burung pipit dan gajah yang telah lama terjerat makin sulit melepaskan diri, karena kehidupan fisik dan mentalnya telah bergantung dengan majikannya. Bahkan dilepas dihutanpun bagi mereka sudah tidak kerasan lagi.
      Tapi ini adalah hewan yang tidak punya akal sebagaimana kita manusia.

      Bagi korban NII Kw9-AZ yang sekarang masih didalam, Anda sebagaimana burung pipit dan gajah. Kami semua ingin membantu Anda, ulurkanlah tanganmu. Ikutilah langkah teman2 mantan korban. Disini orang bebas masuk sorga tanpa di-jerat2 untuk kemudian dimasukkan neraka. Bagaimana tho??? masuk sorga koq dipaksa!!! keluar sorga koq diancam!!! Ternyata sorga hanyalah iming2 sebagai umpan, setelah tertangkap dijadikan pekerja rela-paksa.

      • rina 8:42 pm on Juni 17, 2011 Permalink | Balas

        btullll,,, saya jga setuju,,, msa hkum islam d smakan dengan pncasila,,, yng bner aza…. hdup NII

    • sujud 8:38 pm on Mei 25, 2009 Permalink | Balas

      betul jangan takut kawan itu hanya gertak sambal aj . padahal dia sendiri yang takut …kehilangan kamu ..jangan takut .. beredoalah pada Allah

  • Bahtiar 9:13 am on May 24, 2009 Permalink | Balas  

    BEDA NII & KW 9 

    From : Edwin Sagala (ed.sagala@gmail.com)
    Sat, May 23, 2009 at 3:46 PM
    To: bahtiar@gmail.com

    pak ini saya yg sms ke bapak…

    saya baru aktif di NII kurang lebih skitar 1-2 bulan….
    saya mahasiswa disuatu perguruan negeri di Sumatera Utara …
    dan mungkin saya saat ini sedang masa pengejaran kelompok mereka, karena saya menemukan hal2 yang ganjil yg kemudian saya mengundurkan diri.beberapa hari yang lalu pun saya coba tidak mengangkat sms/tlp dari mereka,termasuk teman lama saya yang sudah bergabung masih dalam hitungan bulan.
    karena saat itu saya masih belum menemukan hal2 yang ganjil maka saya jalankan perintah mereka untuk mencari BT untuk menjadi anak saya, yang kemudian saya sudah mendapatkan 1 anak.
    yang ada bukan rasa lega atau senang, tetapi rasanya saya memperburuk keadaaan keluarga anak yang saya bawa…dan harus berbohong pada orang tua yang sering mereka katakan ini strategi…jujur karena saya dididik oleh keluarga untuk tidak blajar berbohong, jd saya sulit dan merasa berdosa untk mengatakan ini itu untuk kperluan kelompok mereka….disana saya berfikir dan terus berfikir apakah cara yang saya lakukan ini benar,,,jika benar mengapa hati ini tidak tenang…

    adapun yg ingin saya tanyakan pak
    apakah NII dan NII KW 9 berbeda??
    mereka slalu bilang “kalau dengar sasus (desas desus) beratau kami, nanti akan kami kembalikan ke AQ”, dan yang membuat saya ganjil dengan ajaran ini adalah kenapa qta ga perlu menggunakan hadist??
    bukankah qta seharsnya menjalankan ajaran islam itu sesuai dengan AQ dan hadist kan??

    maaf pak

    Jawaban :

    On 5/23/09, Edwin Sagala (ed.sagala@gmail.com) wrote:
    > pak ini saya yg sms ke bapak…

    Baik, saya jawab alinea per alinea yaa, agar tidak meleset … 🙂

    >
    > saya baru aktif di NII kurang lebih skitar 1-2 bulan….

    Selamat yaa, baru 1-2 bulan sudah mulai kritis dengan diri sendiri …

    > saya mahasiswa disuatu perguruan negeri di Sumatera Utara …

    Tentu menjadi kebanggaan orang tua dan keluarga bila bisa
    menyelesaikan kuliah di perguruan tinggi tersebut

    > dan mungkin saya saat ini sedang masa pengejaran kelompok mereka, karena
    > saya menemukan hal2 yang ganjil yg kemudian saya mengundurkan diri.beberapa
    > hari yang lalu pun saya coba tidak mengangkat sms/tlp dari mereka,termasuk
    > teman lama saya yang sudah bergabung masih dalam hitungan bulan.
    > karena saat itu saya masih belum menemukan hal2 yang ganjil maka saya
    > jalankan perintah mereka untuk mencari BT untuk menjadi anak saya, yang
    > kemudian saya sudah mendapatkan 1 anak.
    > yang ada bukan rasa lega atau senang, tetapi rasanya saya memperburuk
    > keadaaan keluarga anak yang saya bawa…dan harus berbohong pada orang tua
    > yang sering mereka katakan ini strategi…jujur karena saya dididik oleh
    > keluarga untuk tidak blajar berbohong, jd saya sulit dan merasa berdosa
    > untk
    > mengatakan ini itu untuk kperluan kelompok mereka….disana saya berfikir
    > dan terus berfikir apakah cara yang saya lakukan ini benar,,,jika benar
    > mengapa hati ini tidak tenang…

    Benar sekali, apa yang saudara rasakan juga saya alami dulu waktu ikut
    NII KW 9, awalnya diajari bohong yang kecil-kecil, kemudian meningkat
    bohong tidak masuk kuliah, bohong meninggalkan sholat, bohong minta
    uang pada orang tua untuk ini itu, bohong atau berkelit mengapa nilai
    kuliah hancur lebur, dan bohong2 yang lainnya. Kalau kita runut
    sejarah nabi, beliau bohong hanya dalam kondisi kritis nyawanya, tidak
    mengingkari hati nurani, sehingga hati tetep tenang menegakkan agama
    allah.

    >
    > adapun yg ingin saya tanyakan pak
    > apakah NII dan NII KW 9 berbeda??

    Beda sekali, NII buatan Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo, sedang NII
    KW 9 buatan Panji Gumilang, walau Si Panji selalu mengatakan pada
    bahwa Ma’had Al Zaytun bikinannya itu tidak ada hubungannya dengan NII
    KW 9, bila ditanya langsung ke Panji, tentu dijawab dengan alasan
    bohong untuk strategi.
    Masih ingat sejarah Sarikat Islam (SI) : ada SI Putih (HOS
    Cokroaminoto) dan SI Merah (yang kemudian menjadi PKI). SI Merah
    dibuat untuk mencemarkan nama baik SI Putih. Demikian juga NII KW 9
    dibuat untuk mencemarkan nama NII Kartosuwiryo. Saudara dapat berkaca
    pada diri sendiri : apakah dengan masuk NII KW 9, hidup anda makin
    tenang atau makin resah gundah gulana ? Batin anda makin dekat dengan
    agama atau makin jauh, tentu yang dipikir hanya setoran uang infaq
    perbulan dan mencari anggota baru sebanyak-banyaknya.

    > mereka slalu bilang “kalau dengar sasus (desas desus) beratau kami, nanti
    > akan kami kembalikan ke AQ”, dan yang membuat saya ganjil dengan ajaran ini
    > adalah kenapa qta ga perlu menggunakan hadist??

    Itulah janji (kebohongan) yang selalu di-sasus-kan sejak jaman dulu
    saya ikut, tapi yaa cuman sasus bohong belaka, cuman disuruh sabar dan
    sabar, perjuangan akan pajang. Tapi buah kesabaran apa yang didapat,
    mental makin rusak, rasa percaya diri makin keropos, makin jago
    berbohong dan berkelit, kuliah makin tidak fokus, tiap sore dan malam
    musti laporan ke atasan / abi untuk kontrol setoran uang dan calon
    anggota / anak buah baru.
    Tentang perlu menggunakan hadist atau tidak, itu tergantung
    kepentingan NII KW 9. Kalo infaq anda bulan ini lebih sedikit dari
    bulan lalu, tidak jarang akan keluar dari mulut atasan anda hadist
    yang bermakna : barang siapa yang hari ini aktivitasnya lebih baik
    dari hari kemaren, maka ia beruntung, barang siapa yang hari ini sama
    dengan hari kemaren, maka ia rugi, dan barang siapa yang hari ini
    lebih jelek dari kemaren, maka ia termasuk orang yang …… (anda
    tentu bisa menebak apa isi titik tersebut … 🙂

    > bukankah qta seharsnya menjalankan ajaran islam itu sesuai dengan AQ dan
    > hadist kan??

    Betul sekali, bila anda merasa tenang dan nyaman dengan menjalankan AQ
    dan hadist sesuai tafsiran NII KW 9 yaaa teruskan menjalankanya.
    Tetapi bila tidak, teruslan mencari jama’ah yang pelaksanaan AQ dan
    Hadist menenangkan Anda dan membuat rasa percaya diri anda tetep utuh
    tidak makin hancur, minimal jalankan syariah pada diri sendiri,
    kemudian pada keluarga anda, dan lingkungan masyarakat anda.

    >
    > maaf pak
    >
    Anda tidak perlu minta maaf, saya senang bisa berbagi membantu ..

    Demikian tanggapan saya, bila ada yang ingin ditanyakan lagi, silahkan
    disampaikan.

    Salam jabat erat,

    Bahtiar
    hp. 08132 8484 289
    email. bahtiar@gmail.com
    web. http://niikw9.blogspot.com
    mantan nii kw 9 tahun 1994 – 1996

     
    • tolong saya 1:53 am on Mei 27, 2011 Permalink | Balas

      Saya tahu, tapi masih bingung, kalo disuruh milih keluarga ato nii .. pasti aku pilih keluarga, tapi aku takut banget dengan ayat-ayat al quran yang isinya jika kedua orang tuamu melawan atau menyuruhmu bertentangan dengan Allah, maka tinggalkanlah dia dengan cara yang baik .. aku benar-benar butuh bantuan sekarang .. aku merasa kosong banget …. aku benar-benar takut dengan ayat-ayat yang sudah aku tahu … please tolong …. help me

    • Orang Tua 9:48 am on Mei 10, 2011 Permalink | Balas

      Gila yaa Panji Gumilang itu . . .

      Setelah merusak banyak keluarga & generasi muda dengan Ajaran NII Zaytun

      dengan PD nya bilang : “. . . NII sudah TAMAT . . . ”

      Berlindung dibalik Lembaga Pendidikan 🙂

    • bahtiar 3:21 pm on Maret 20, 2010 Permalink | Balas

      Kepada Ntha yg baik,Pertama-tama saya ucapkan selamat telah keluar dari nii kw 9. Karena semakin lama hidup dengan faham nii kw 9 bukannya ibadah jadi tenang tapi malah makin tertekan dan gila.Kalau aparat-aparat nii kw 9 yang berdasi itu menyatakan bahwa "barang siapa yg belum hijrah maka amalnya tdk dterima". Itu memang sengaja mereka katakan agar kita ikut hijrah dan membayar uang hijrah, jadi untunglah mereka mendapat uang tersebut, apalagi uang hijrah itu tidak sedikit jumlahnya walau didapat entah dengan cara apa.Trus apa yang dilakukan bila anda masuk ke nii ? Awalnya waktu tilawah dipromosikan jihad menegakkan Negara Islam, tapi setelah masuk jihad dibelokkan menjadi mencari anggota baru dan mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya … begitu terus hidup di nii kw 9 selama 24 jamTentang nii asli atau nii palsu, memang saat ini banyak kelompok yang mengaku-aku nii asli dan menuduh yang lain paslu, itu silahkan-silahkan saja, salah satunya yang mengaku di asli di internet adalah situs ini :http://abuqital1.wordpress.com/. Apakah benar asli, silahkan anda menilai sendiri.Jumlah nii kw 9 tidak banyak, hanya segitu-gitu aja, sama seperti mlm, tidak pernah banyak, karena isinya pada keluar-masuk. Bagaimana anggotanya tidak keluar-masuk, ketika masuk pertama saat tilawah diiming-imingi jihad menegakan Islam, tapi setelah masuk malah disuruh menipu orang tua demi mendapatkan uang setoran infaq bulanan, mereka yang merasa tertipu akhirnya pada keluar, sama yang dirasakan oleh Sdr. Ntha.Demikian sementara jawaban dari saya, rekan-rekan yang lain akan menambahkan dan melengkapi.Salam,bahtiarmantan nii kw 9

    • ntha 12:55 am on Maret 20, 2010 Permalink | Balas

      oia sy mu tnya lg, memang ada nii yg asli atau palsu gt? trus mengapa pemerintah diam saja mengenai nii? padahal massanya sekarang ini buannyak sx diluaran sana bahkan ke luar negri kt'y. mereka menyatakan sedang nkondisi perang mengapa? lalu mereka jg blg bhwa slat universal, bahwa solat itu bza dilakukan saat taskiyah, karna menurut mereka yg sudah di taskiyahin ke sy, ktnya saat ini belum diwajibkan perintah solat, karena negara islam masih didalam gua atau blum tampil,jk sdh tampil maka dwajibkan solat. jk tdk, dosa. skrg ini gpp? smentara rasulullah, sdh mndpt perintah dari allah swt.

    • ntha 12:01 am on Maret 20, 2010 Permalink | Balas

      assalmualaikum,,,maf saya ingin bercerita, dri pngalaman sy selama mengikuti pengajian tersebut. dan sampai skrg slalu dhub, smentara sy tdk bs gnti no sy,krna sdh bnyk yg tahu. tapi mereka blumtahu rmh sy, mski mreka mencrinya. sy bingung nii kw9, knp beken sx kw9? knp gag kw lainy? atau kw9 lbh sesat. klo memang kurang bagus ya sy bersyukur karna sy blum sempat byar iuran padahal sudah 2 bulanan, meski ditagih melulu si. tapi saya sudah byar iuran pertama, di suruh jual hp. yah ikhlas sj lah, yg penting niat sy sedekah. yg buat sy ganjil, aparat2 yg berdasi itu slalu blg: barang siapa yg belum hijrah maka amalnya tdk dterima. itu membuat sy gentar. puasa,slat bahkan haji sx pun. lalu bagaimana orangtua sy, ngumpulin dana cape2, atas panggilan allah, mk tdk dterima gt? lalu apa zaitun yg di indramayu asli punya nii tsb? lalu yg taskiyah2 tsb, apakah dwjibkan dstu. dan di ajar sama mreka. sementara analogi sy, taskiyah bz sama siapapun dan dmnapun. sy pgn lbh terbuka lgi..terima ksih,, maf panjang

    • seyulieang 7:05 pm on Mei 30, 2009 Permalink | Balas

      Sdr Edwin Sagala, saya dukung Anda dengan do’a.
      Cara anda dengan tidak menjawab tlp/sms adalah tepat. Yang lebih baik lagi ganti dengan nomor yg baru. Adapun istilah bahwa anda masih dalam pengejaran, tidak sepenuhnya tepat. Terkesan seperti pelarian yang berusaha bersembunyi dari kejaran yg menakutkan. Yg penting tutup semua akses kumunikasi dg niikw9 secara langsung atau melalui alat komunikasi apapun. Critakan kejadian ini kepada teman2 anda, nantinya sebagai pendamping sekiranya tidak sengaja bertemu langsung dg pihak niikw9. Mereka ketakutan oleh karena tak-tiknya telah bocor. Dalam ketakutannya itulah mereka ngancam agar ketakutan Anda tidak menyebabkan lapor yg berwajib. Kapasitas mereka itu juga sama dengan Anda, mereka itu tidak punya kemampuan untuk bunuh2. Soal mati adalah urusan Allah SWT. Apabila Anda telah di-bai’at atau sumpah, maka baca kembali AlQur’an. Yang diterima dari bai’at (janji setia) adalah janji tentang kebaikan QS.60:12. Dan ingatlah QS.16:94, “Janganlah sumpahmu dijadikan alat untuk menipu”.

      Sesama mantan korban niikw9, marilah bergabung kembali dalam Islam sebagaimana mestinya. Kita bangga telah mampu melepas jerat niikw9, dan lebih membanggakan lagi bagi teman2 yang telah mampu mengendus kejanggalan2 sehingga tidak tersentuh jerat. Tetapi masih banyak teman2 yang belum mengetahui kegiatan penjeratan niikw9. Karena itu marilah kita berjihad menyadarkan korban dan menyebarluaskan berita ini, sementara jerat telah menanti.

      Perkembangan berita Anda saya tunggu di blog ini.

      Terimakasih Mas Bahtiar………

    • sujud 4:41 pm on Mei 24, 2009 Permalink | Balas

      top bgt deh

  • Bahtiar 9:40 am on May 6, 2009 Permalink | Balas  

    Mencari Jawaban Dari Mantan NII KW 9 

    Untuk warga nkri mantan warga nii kw9, mari kita bahas 3 pertanyaan yang tersembul dari beberapa tulisan yang ditanggapi serius dari warga nii kw9.

    1 mengapa warga nii segera marah2 setelah mendapatkan pertanyaan apakah agamanya islam atau agama al zaetun http://www.nii-crisis-center.com/archives/klarifikasi-isu-nii-kw9-al-zaytun.htm#comment-743

    2 mengapa warga nii segera respon dengan pernyataan yang berkaitan dengan istilah jalan yang lurus adalah jalan Muhammad http://www.nii-crisis-center.com/archives/klarifikasi-isu-nii-kw9-al-zaytun.htm#comment-820

    3 mengapa warga nii di setiap kesempatannya memunculkan slogan2; nii jaya, kelak nii memimpin dunia, dsb http://azaytun.wordpress.com/2008/12/30/bangun-dunia-bersama-al-zaytun/ dan http://www.nii-crisis-center.com/archives/klarifikasi-isu-nii-kw9-al-zaytun.htm#comment-820

    Saya mengira bahwa dari balik 3 pertanyaan ini ada sesuatu yang disembunyikan. Perangkap atau jebakan sekiranya dirancang dan bersumber dari 3 topik tersebut atau setidaknya berkaitan dengan alasan moral bergeraknya nii kw 9. Tulisan2 lain tidak diindahkan, bahkan yang lebih mengena dari itu.

    Saya mengira pejabat2nya atau senior2nya berusaha ingin melindungi yuniornya dari salah mengerti jawabannya. Sebab kalau salah mengerti, yunior yang akan dimangsa malahan kabur.

    Sumber munculnya 3 pertanyaan tersebut kami sertakan asal usulnya, agar Sdr2 dapat merunutnya dan mengikuti jalan cerita aslinya.

    Saya mengharap tanggapan dari semua mantan nii kw9, karena siapa tahu dari cara ini kita dapat jalan cerita sehingga didapatkan cara tepat untuk melepas perangkap. Yaitu perangkap yang terlanjur menjerat atau yang hampir mengenainya.

    Usaha bersama ini sebagai upaya menghalau calon korban luput dari jebakan.

    Satu kata, dua kata dari Sdr2 menjadi berarti. Berilah tanggapan seadanya secara lugu.

    Ibaratnya menghadapi juara catur, kalau kita pakai teori macam2, mereka itu ahli teori. Dengan keluguan, kepolosan, dan keikhlasan maka barisan mereka akan kocar-kacir. “Kebenaran pasti menang” sedangkan usaha bersama kita adalah pelengkapnya.

    Ditulis ulang oleh :
    Bahtiar Rifai
    Mantan NII KW 9
    HP. 08132 8484 289
    Email : bahtiar@gmail.com

     
    • Anonymous 9:24 am on April 26, 2011 Permalink | Balas

      Dulu saya pernah ke Al Zaytun sekitar tahun 97, masjidnya masih pondasi. Kasian juga melihat mereka yang kerja disana. Kebanyakan orang-orang yang rendah pendidikannya. Mereka kadang dibentak bentak oleh petugas keamanan saat masuk mesjid bila tidak rapi berbaris. Sepertinya mereka tidak menghargai strata rendah. Yang konyol pempimpinnya bisa naik Mercedes, Land rover, sementara pengikutnya diperas cari uang atas nama perjuangan.

  • Bahtiar 9:40 am on May 6, 2009 Permalink | Balas  

    Mencari Jawaban Dari Mantan TERORIS NII KW 9 

    Untuk warga nkri mantan warga nii kw9, mari kita bahas 3 pertanyaan yang tersembul dari beberapa tulisan yang ditanggapi serius dari warga nii kw9.

    1 mengapa warga nii segera marah2 setelah mendapatkan pertanyaan apakah agamanya islam atau agama al zaetun http://www.nii-crisis-center.com/archives/klarifikasi-isu-nii-kw9-al-zaytun.htm#comment-743

    2 mengapa warga nii segera respon dengan pernyataan yang berkaitan dengan istilah jalan yang lurus adalah jalan Muhammad http://www.nii-crisis-center.com/archives/klarifikasi-isu-nii-kw9-al-zaytun.htm#comment-820

    3 mengapa warga nii di setiap kesempatannya memunculkan slogan2; nii jaya, kelak nii memimpin dunia, dsb http://azaytun.wordpress.com/2008/12/30/bangun-dunia-bersama-al-zaytun/ dan http://www.nii-crisis-center.com/archives/klarifikasi-isu-nii-kw9-al-zaytun.htm#comment-820

    Saya mengira bahwa dari balik 3 pertanyaan ini ada sesuatu yang disembunyikan. Perangkap atau jebakan sekiranya dirancang dan bersumber dari 3 topik tersebut atau setidaknya berkaitan dengan alasan moral bergeraknya nii kw 9. Tulisan2 lain tidak diindahkan, bahkan yang lebih mengena dari itu.

    Saya mengira pejabat2nya atau senior2nya berusaha ingin melindungi yuniornya dari salah mengerti jawabannya. Sebab kalau salah mengerti, yunior yang akan dimangsa malahan kabur.

    Sumber munculnya 3 pertanyaan tersebut kami sertakan asal usulnya, agar Sdr2 dapat merunutnya dan mengikuti jalan cerita aslinya.

    Saya mengharap tanggapan dari semua mantan nii kw9, karena siapa tahu dari cara ini kita dapat jalan cerita sehingga didapatkan cara tepat untuk melepas perangkap. Yaitu perangkap yang terlanjur menjerat atau yang hampir mengenainya.

    Usaha bersama ini sebagai upaya menghalau calon korban luput dari jebakan.

    Satu kata, dua kata dari Sdr2 menjadi berarti. Berilah tanggapan seadanya secara lugu.

    Ibaratnya menghadapi juara catur, kalau kita pakai teori macam2, mereka itu ahli teori. Dengan keluguan, kepolosan, dan keikhlasan maka barisan mereka akan kocar-kacir. “Kebenaran pasti menang” sedangkan usaha bersama kita adalah pelengkapnya.

    Ditulis ulang oleh :
    Bahtiar Rifai
    Mantan NII KW 9
    HP. 08132 8484 289
    Email : bahtiar@gmail.com

     
    • keluarga 10:20 am on November 30, 2011 Permalink | Balas

      assalamu’alaikum……….mhon maaf …maw nanya tentang pergerakan nii di daerah semarang bagaimana yah….mhon di bantu untuk penjelasannya,….misalnya untuk yang pernah direkrut maupun mantan aktvis di daerah semarang beserta jaringan dan cara perekrutannya mas….minta tolong mohon dibantu…..

    • Bambang Heda 11:51 pm on Mei 12, 2011 Permalink | Balas

      Jika Masyarakat hati-hati, waspada dan pintar … Pasti harus berhati-hati dari pengeruh PARA PENGHASUT DAN PENGHANCUR ISLAM seperti KALIAN NIRROJIIM dengan PROPAGANDA BUSUK dan penuh BISA tanpa HASIL KARYA.

      Islam itu MEMBANGUN .. itu yang sedang dikerjakan Al-Zaytun .. kalau SUARA KALIAN NIRROJIIM mau didengar .. BERLOMBALAH MEMBANGUN ISLAM !!! itulah HARGA DIRI SEORANG RIJAL di dalam islam .. Jika KALIAN NIRROJIIM hanya BERKOAR-KOAR DOANG … KALIAN NIRROJIIM hanya akan menjadi MUNAFIKUN sampai akhir zaman.

      Dan KALIAN NIRROJIIM teruslah menjadi MUNAFIKUN dan BANCI KALENG yang akan dilumuri KEHINAAN SELAMANYA karena telah mencaci maki umat yang bersedia berkurban untuk MEMBANGUN ISLAM. Sedang KALIAN NIR ROJIIM berleha-leha dalam kenyamanan shollat kalian TANPA HASIL KARYA. Sedangkan Al-Zaytun bertungkus lumus dalam pengurbanan dan penderitaan demi cita-cita Kebangkitan Islam.

      KALIAN NIR ROJIM tau bagaimana rasanya menjadi orang yang mau berbuat / berkarya tapi dicacimaki sama KALIAN NIR ROJIIM yang berleha-leha dengan shollat kalian tanpa karya ???

      Kalo merasa tidak mampu .. sadari dan tau diri .. Jangan meng- GHIBAH dengan data-data dari contoh orang yang belum bisa memahami PERJUANGAN DENGAN MEMBANGUN..!!! yang mereka kira perjuangan itu berleha-leha seperti KALIAN NIR ROJIIM dengan penuh KENYEMANAN SHOLLAT TANPA KARYA ????

      BOLEH NGOMONG .. TAPI DIBARENGI KARYA .. BIAR GAK JADI BANCI KALENG MUNAFIKUN ….

      http://www.facebook.com/bambangheda

    • bahtiar 3:31 pm on Juni 8, 2009 Permalink | Balas

      Terima kasih saudara Syawa atas sepenggal kisahnya. Mungkin dapat diceritakan lebih panjang lebar lagi ke bahtiar@gmail.com agar bisa menjadi contoh dan benteng bagi saudara2 yang lain dari bahaya mereka

    • bahtiar 3:31 pm on Juni 8, 2009 Permalink | Balas

      Terima kasih saudara Syawa atas sepenggal kisahnya. Mungkin dapat diceritakan lebih panjang lebar lagi ke bahtiar@gmail.com agar bisa menjadi contoh dan benteng bagi saudara2 yang lain dari bahaya mereka

    • Syawa 4:50 pm on Juni 7, 2009 Permalink | Balas

      Saya adalah calon korban yang luput dari jebakan. Niat awal saya bertanya ingin membuka selimut pembodohan mereka, tapi malah mendapatkan yang plus yaitu selimut kebohongan mereka juga terbongkar. Memang untuk menghadapi mereka tidak perlu dengan banyak teori coz mereka banyak jebakan. Dengan kepolosan dan keluguan kita mereka jadi kocar-kacir, heu2

    • Syawa 4:50 pm on Juni 7, 2009 Permalink | Balas

      Saya adalah calon korban yang luput dari jebakan. Niat awal saya bertanya ingin membuka selimut pembodohan mereka, tapi malah mendapatkan yang plus yaitu selimut kebohongan mereka juga terbongkar. Memang untuk menghadapi mereka tidak perlu dengan banyak teori coz mereka banyak jebakan. Dengan kepolosan dan keluguan kita mereka jadi kocar-kacir, heu2

    • seyulieang 10:08 pm on Juni 3, 2009 Permalink | Balas

      Benar,,,, dengan membaca banyak web, ketahuan bahwa maunya agama AlZaytun NIIKw9 menempel terus pada agama Islam. Layaknya benalu yang gak mau lepas dari tanaman inangnya. Dapat dibayangkan, seketika benalu dipisahkan maka keberlangsungan kehidupannya menjadi dipertanyakan. Bagaimana melepaskan benalu ini?? Sudah bagus!! agama yang mempunyai kegiatan menyimpang dari Islam yang semestinya ini diberi gelar agama AlZaytun NIIKw9, atau pantas juga disebut agama NIIZ, menggambarkan karakter sepakterjangnya. Walau gak senang tapi cocok dengan gelar ini. Mereka sendiri koq sejatinya yang memberi atau menggiring dapatnya nama itu. Dengan nama baru ini, NIIZ terpisah dari Islam. Dan Islam menjadi pandai menjaga diri dari musuh yang sengaja menyaru.
      Ada gejala baru bahwa sekarang sudah tidak lagi marah2 dengan sebutan ini. Mungkin dirasa sudah cocok, atau malu dengan marahnya itu, atau menyadari bahwa marahnya hanyalah mempercepat dicopotnya benalu dari tanaman inangnya.

    • seyulieang 10:08 pm on Juni 3, 2009 Permalink | Balas

      Benar,,,, dengan membaca banyak web, ketahuan bahwa maunya agama AlZaytun NIIKw9 menempel terus pada agama Islam. Layaknya benalu yang gak mau lepas dari tanaman inangnya. Dapat dibayangkan, seketika benalu dipisahkan maka keberlangsungan kehidupannya menjadi dipertanyakan. Bagaimana melepaskan benalu ini?? Sudah bagus!! agama yang mempunyai kegiatan menyimpang dari Islam yang semestinya ini diberi gelar agama AlZaytun NIIKw9, atau pantas juga disebut agama NIIZ, menggambarkan karakter sepakterjangnya. Walau gak senang tapi cocok dengan gelar ini. Mereka sendiri koq sejatinya yang memberi atau menggiring dapatnya nama itu. Dengan nama baru ini, NIIZ terpisah dari Islam. Dan Islam menjadi pandai menjaga diri dari musuh yang sengaja menyaru.
      Ada gejala baru bahwa sekarang sudah tidak lagi marah2 dengan sebutan ini. Mungkin dirasa sudah cocok, atau malu dengan marahnya itu, atau menyadari bahwa marahnya hanyalah mempercepat dicopotnya benalu dari tanaman inangnya.

    • deva 11:46 pm on Juni 2, 2009 Permalink | Balas

    • deva 11:46 pm on Juni 2, 2009 Permalink | Balas

    • deva 11:45 pm on Juni 2, 2009 Permalink | Balas

    • deva 11:45 pm on Juni 2, 2009 Permalink | Balas

    • Bangsari 4:13 pm on Mei 20, 2009 Permalink | Balas

      satu “kekuatan” nii adalah keberhasilan mengeksplorasi: dosa, pahala, surga dan neraka.

      terus terang agak susah masuk kalo mereka sendiri sudah terdoktrin begitu.

      lha dulu aku sempat konsultasi ke dekan FAI UMY yang juga salah satu ketua majlis tarjih PP Muhamadiyah. Adik beliau juga masuk NII. mereka selalu mengajak berdebat dengan bingkai kerangka mereka sendiri. kalo diajak menggunakan kerangka yang islam yang umum, atau bahkan kerangka non agama, mereka ga mau. mereka maunya berdebat dengan argumen yang mereka siapkan doang. ga mau keluar dari situ.

      lak yo repot.

    • Bangsari 4:13 pm on Mei 20, 2009 Permalink | Balas

      satu “kekuatan” nii adalah keberhasilan mengeksplorasi: dosa, pahala, surga dan neraka.

      terus terang agak susah masuk kalo mereka sendiri sudah terdoktrin begitu.

      lha dulu aku sempat konsultasi ke dekan FAI UMY yang juga salah satu ketua majlis tarjih PP Muhamadiyah. Adik beliau juga masuk NII. mereka selalu mengajak berdebat dengan bingkai kerangka mereka sendiri. kalo diajak menggunakan kerangka yang islam yang umum, atau bahkan kerangka non agama, mereka ga mau. mereka maunya berdebat dengan argumen yang mereka siapkan doang. ga mau keluar dari situ.

      lak yo repot.

    • bahtiar 6:15 pm on Mei 14, 2009 Permalink | Balas

      He he he … bisa aja Mas Seyulieang …
      kitabnya tentu al qur’an tafsiran versi mereka

      mari sama2 kita amati ..

      🙂

    • bahtiar 6:15 pm on Mei 14, 2009 Permalink | Balas

      He he he … bisa aja Mas Seyulieang …
      kitabnya tentu al qur’an tafsiran versi mereka

      mari sama2 kita amati ..

      🙂

    • seyulieang 8:13 pm on Mei 13, 2009 Permalink | Balas

      Mas Bahtiar dan Anonim, saya setuju ikuti perkembangan Agama AlZaytun. Kira2 pakai kitab apa ya? Konon katanya yang mendapat kedudukan terpujinya adalah yang besaran setor duwiknya banyak. Klo sudah gak punya potensi cari setoran dikeluarkan sebagai warga, iya tho?? Caranya dibikin gak krasan, ada aja!! Tahu2 sudah menghilang,,, kapok.

    • seyulieang 8:13 pm on Mei 13, 2009 Permalink | Balas

      Mas Bahtiar dan Anonim, saya setuju ikuti perkembangan Agama AlZaytun. Kira2 pakai kitab apa ya? Konon katanya yang mendapat kedudukan terpujinya adalah yang besaran setor duwiknya banyak. Klo sudah gak punya potensi cari setoran dikeluarkan sebagai warga, iya tho?? Caranya dibikin gak krasan, ada aja!! Tahu2 sudah menghilang,,, kapok.

    • bahtiar 12:43 pm on Mei 13, 2009 Permalink | Balas

      Terima kasih Sobat Jack Separo,

      Bila ada pengaduan dari Bandung, akan saya sampaikan nomer anda ini ..

      Terima kasih

    • bahtiar 12:43 pm on Mei 13, 2009 Permalink | Balas

      Terima kasih Sobat Jack Separo,

      Bila ada pengaduan dari Bandung, akan saya sampaikan nomer anda ini ..

      Terima kasih

    • jack separo 12:12 pm on Mei 13, 2009 Permalink | Balas

      saya ingin membantu mas bah, walau jujur tidak tahu harus dengan cara apa.

      bagi kawan2 korban NII yang tinggal di bandung, bisa menghubungi saya di 08562984600, tinggal di daerah cisitu. mungkin saya bisa menjadi kawan mengobrol.

    • jack separo 12:12 pm on Mei 13, 2009 Permalink | Balas

      saya ingin membantu mas bah, walau jujur tidak tahu harus dengan cara apa.

      bagi kawan2 korban NII yang tinggal di bandung, bisa menghubungi saya di 08562984600, tinggal di daerah cisitu. mungkin saya bisa menjadi kawan mengobrol.

    • bahtiar 9:11 am on Mei 13, 2009 Permalink | Balas

      Kepada Anonim,

      Terima kasih atas pencerahanya, mari kita saksikan bersama perkembangan agama baru ini, agama al zaytun.

      Semoga kita tetep selalu saling menjaga dan menasehati.

      Salam,

      bahtiar

    • bahtiar 9:11 am on Mei 13, 2009 Permalink | Balas

      Kepada Anonim,

      Terima kasih atas pencerahanya, mari kita saksikan bersama perkembangan agama baru ini, agama al zaytun.

      Semoga kita tetep selalu saling menjaga dan menasehati.

      Salam,

      bahtiar

    • Anonymous 5:02 am on Mei 13, 2009 Permalink | Balas

      Walau kenyataannya nii malahan menjerumuskan bagi korbannya, tapi kedok sebagai cap Islam tidak boleh dilepaskan (itu maunya). Gak mau diberi gelar sebagai agama alzaytun. Dengan cap Islam itulah nii merasa nyaman mencengkeramkan cakar pada korbannya. Justru menjadi warga malahan mendapatkan peng-aniaya-an. Sejak masuknya melewati jalan jebakan, sebagai warga di-takut2i sekaligus di-iming2i, untuk diperas tenaga dan finansialnya. Cocok klo diberi gelar sebagai Agama alzaytun, karena perilakunya sama sekali tidak Islami. Gelar itulah yang akan memandu kita (masyarakat) untuk secara sadar mau menelanjangi nii alzaytun tanpa kedoknya.
      Sekarang kita tahu bahwa: Apa yang paling tidak disuka oleh gerakan niikw9-alzaytun adalah terlepas dari kedoknya.
      Demikian jelek dan menakutkan-kah?? wajah aslinya??.

    • Anonymous 5:02 am on Mei 13, 2009 Permalink | Balas

      Walau kenyataannya nii malahan menjerumuskan bagi korbannya, tapi kedok sebagai cap Islam tidak boleh dilepaskan (itu maunya). Gak mau diberi gelar sebagai agama alzaytun. Dengan cap Islam itulah nii merasa nyaman mencengkeramkan cakar pada korbannya. Justru menjadi warga malahan mendapatkan peng-aniaya-an. Sejak masuknya melewati jalan jebakan, sebagai warga di-takut2i sekaligus di-iming2i, untuk diperas tenaga dan finansialnya. Cocok klo diberi gelar sebagai Agama alzaytun, karena perilakunya sama sekali tidak Islami. Gelar itulah yang akan memandu kita (masyarakat) untuk secara sadar mau menelanjangi nii alzaytun tanpa kedoknya.
      Sekarang kita tahu bahwa: Apa yang paling tidak disuka oleh gerakan niikw9-alzaytun adalah terlepas dari kedoknya.
      Demikian jelek dan menakutkan-kah?? wajah aslinya??.

    • bahtiar 4:57 pm on Mei 11, 2009 Permalink | Balas

      selama kita sadar hidup di “negara” bukan islam, sedangkan ada “nii” tapi malah menjerumuskan, pilihan tetap terus mencari yang haq tentu lebih baik dari pada frustasi … 🙂

    • bahtiar 4:57 pm on Mei 11, 2009 Permalink | Balas

      selama kita sadar hidup di “negara” bukan islam, sedangkan ada “nii” tapi malah menjerumuskan, pilihan tetap terus mencari yang haq tentu lebih baik dari pada frustasi … 🙂

    • sujud 8:08 pm on Mei 8, 2009 Permalink | Balas

      aku .. ga bisa comen mas?..aku ssedang liat bgmn faksi dari ASPG ini?
      aku sendiri juga lagi berfikir ,, bbgm diri kita ini , niali ibadahnya dihadapan ALLAH?

    • sujud 8:08 pm on Mei 8, 2009 Permalink | Balas

      aku .. ga bisa comen mas?..aku ssedang liat bgmn faksi dari ASPG ini?
      aku sendiri juga lagi berfikir ,, bbgm diri kita ini , niali ibadahnya dihadapan ALLAH?

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal