Updates from Desember, 2009 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • Bahtiar 3:52 pm on December 24, 2009 Permalink | Balas  

    DIAJAK MASUK NII 

    To: bahtiar@gmail.com

    Assalamualaikum Wr.Wb

    Sebut aja gue Vitta
    Disini Gue mau nyeritain pengalaman gue beberapa hari lalu tentang NII KW9. Biar semua pd ngerti.

    Hari Senin

    Waktu itu gue lagi di kos nungguin temen gue yang katanya mau dateng. Sebut aja dia Emma. Emma ini temen gue dari kota asal gue. Ternyata pas dateng dia bawa temen ke kosan gue. Sebut aja Rahma.

    Hari itu kita banyak ngobrol seru-seruan sama Rahma, masalah seputar kuliah, kerja, dan hal-hal umum lainnya. Si Rahma ini sibuk bgt sama 2 HP nya..sampai dia nerima telpon trus dy ngomong ke yang Nelpon.

    Rahma: Ini gue lagi di kosan temen gue..ada kenalan yang wawasannya luas gitu.(yang dia maksud gue tentunya)

    Habis itu Rahma ngajakin gue sama Emma ketemuan sama seseorang yang di akunya sebagai asdosnya waktu dia kuliah dulu. Sebut saja Arjuna.

    Árjuna itu orang yang berwawasan luas Din…, asdos gue dulu, agamanya bagus tapi nggak religius bgt. Gue kenalin ya…pasti kalian bisa diskusi seru.

    Gue sama Emma cuman manggut-manggut aja setuju. Boleh juga ni kenalan sama orang pinter, gitu gue bilang.

    Hari Rabu

    Pertemuannya di salah satu Mall di Lampung..berhubung gue nggak tau lokasinya, Rahma sampe bela-belain jemput gue biar bisa bareng2 nemuin Arjuna.

    Di mall itu kami sempet Sholat Maghrib berjamaah sambil nungguin Arjuna. Waktu si Arjuna datang, kita milih makan bareng di food court restoran. (Si Emma kejebak macet, makanya dia dateng telat)

    Dari situlah Arjuna mulai mengeluarkan Al-Quran dan memberikan ayat-ayat tentang Islam secara Kaffah, harus 100% menjalani AlQuran agar bisa masuk surga. Layaknya kalo kita menempuh jarak 500 kilo ke Lampung, maka kalau belum 500 kilo itu terlampaui, maka kita nggak akan pernah sampai. Sama juga dalam beragama, kalau belum mengamalkan Islam 100% persen, maka kita nggak akan sampai ke surga.

    Gue ngebantah dalam hati : Bukannya Allah itu maha Pemberi nikmat? Bukankah Dia tahu sampai batas mana kemampuan hambaNYa?Bukankah kita bisa mengharapkan syafaat dari Rasullullah?_tapi gue diem aja di poin ini, karena argument gue lemah_(secara egois bgt argumennya)

    Setelah 2 jam di mall, akhirnya kami pulang ke rumah, dengan janji kami akan bertemu lagi besok di rumah kosong tempet temen gue (kebetulan temen gue pergi, jadi dia minta gue jagain rumahnya). Diskusi di mall cuman gue, Rahma sama Arjuna.Emma yang kejebak macet bakal ikutan diskusi hari Sabtunya.

    Malam juga itu Gue, Emma, sama Rahma nginep bareng di tempet temen gue

    Sabtu

    Si Arjuna dateng jam 8 malem…nyampe rumah temen gue, dia salaman sama Emma, n sama pembantu cewek di rumah temen gue

    Gue mikir: Ni orang bawa Al-Quran kemana-mana kok mau ya salaman sama lawan jenis?ah…mungkin itu cuman karena dia sungkan aja kali ya?

    Disitu kami dicekoki lagi ayat-ayat Al-Quran, tentang perlunya untuk memisahkan antara yang haq dan yang batil. Tentang kondisi Indonesia yang banyak terjadi Perampokan, Perzinahan, Pembunuhan, Penjarahan..de el el. Arjuna mengklaim bahwa Pancasila adalah hukum tandingan dan tidak layak untuk dipakai. Sama seperti hukum di Mekkah dahulu yang dibuat oleh Abu Jahal.

    Banyak bgt yang dia omongin. Tilawah berlangsung dari jam 8 sampai jam setengah 7 malem.Dia tidak capek sedikit pun, dan tidak membiarkan kami beristirahat kecuali untuk makan dan sholat,..itu pun juga tidak tepat waktu.

    (Apa dia tidak tahu kalau sholat di awal waktu itu paling utama?)

    Gue lupa detail semua omongannya, tapi pokok2nya:

    Indonesia adalah Negara kafir produk Pancasila, sama Seperti Makkah yang yang berhukum pada hukum bikinan Abu Jahal
    Di Indonesia banyak P P P P P Pembunuhan, Perzinahan, Pelacuran, Perampokan…de el el karena tidak menerapkan hukum syariat, sama seperti Makkah

    Dakwah Nabi selama sembunyi2 di Makkah selama 13 tahun gagal karena Nabi masih memakai hukum bikinan Abu Jahal dan Hukum Islam (Masih tercampur antara yang Haq dan yang batil). Sama seperti Indonesia yang masih memakai Pancasila dan hukum Islam
    Bahwa periode kebangkitan Islam akan berulang. Gemilang saat Abad ke 7 ketika Nabi Muhammad membawa risalah, hancur Abad 14 ketika Cordova diambil alih umat non muslim , dan akan berulang kembali pada abad 21 dimana Islam akan bangkit, dan Allah memilih orang2 yang lain untuk membangkitkan Islam, yaitu kita, bangsa Indonesia.

    Ketika dakwah Nabi gagal di Makkah, maka Allah menyuruh beliau hijrah ke Madinah, agar memberikan suatu bukti kepada Makkah bahwa Islam akan tegak dan memberi Rahmat ke Seluruh alam. Dan itu berhasil..karena ketika zaman Nabi berkuasa di Madinah, hanya ada 2 kali kejahatan saja.

    Karena itulah kita sekarang harus hijrah, jangan mencampur antara yang batil dan yang haq. Yang haq tidak akan pernah bersih apabila ada kebatilan di dalamnya. Ibaratnya sebuah gelas yang berisi air jernih, maka air itu akan keruh jika setetes tinta dicelupkan ke dalamnya.

    Namun apabila gelas yang terdapat air itu dimasuki madu yang telah terbungkus plastic, niscaya kedua-duanya akan benar2 terpisah (konsep Negara dalam Negara)

    Ibaratnya Goa, maka orang-orang di dalam goa akan tahu orang yang di luar goa, tetapi orang di luar goa tidak tahu siapa2 orang yang di dalam goa. Arjuna mengibaratkan kami adalah orang di luar goa, dan dia adalah orang di dalam goa yang mengajak kami masuk ke goa tersebut.

    Dia menawarkan hijrah kepada kami, bercita-cita membuat Madinah yang baru dengan membentuk suatu Negara Karunia Allah. Negara ini telah mempunyai banyak pengikut, bahkan dari Malaysia, terdapat Presiden, Gubernur, dan perangkat-perangkatnya sama seperti zaman Nabi.

    Orang yang belum Hijrah dianggap Kafir (gue nanyain..kalau gitu Yusuf Mansur, AA Gym, orang-orang PKS itu kafir?) Dia jawab iya. (Gue inget di AlQuran ada ayat yang intinya ‘dan janganlah kalian dengan mudah mengatai orang sebagai kafir) tapi gue diem coz gue nggak tau di surat mana.

    Gue juga nanya, apakah orang yang memakai hukum AlQuran dianggap kafir kalau dia belum masuk Negara Karunia Allah? Dia bilang iya.’

    Apakah kita dianggap kafir kalau kita tidak bersyahadat di hadapan orang2 Negara Karunia Allah? Dia bilang iya. Alesannya karena selama ini kita bersyahadat di hadapan Allah saja, sedangkan Habluminannas nya belom. (weird!)

    Begitulah..akhirnya dia menanyai, apakah kami menjalankan AlQuran secara kaffah?Menuju surga Allah dengan menjalankan Islam 100%?Apakah kami siap berhijrah?. Kami ber3 menjawab siap.

    Tapi kalau berhijrah harus di suatu kesatuan yang berhukum Islam, di Negara Islam yang menjalankan Syariat secara de FACTO dan DE YURE

    Lalu dia mengajukan syarat-syarat untuk berhijrah.

    1.Tidak boleh berzina
    2. Tidak boleh merokok
    3. Tidak berhubungan dengan TNI/POLRI. Karena TNI/POLRI rela berkorban apa saja demi Negara, dan bukan demi Islam

    Sampai disini kami fine2 aja. Lalu syarat yang diajukan adalah dengan cara sodaqoh, namun dia tidak mengatakan jumlah nominalnya.

    Sampai akhirnya dia mengajak kami untuk menginap malam itu juga. Dalihnya karena kami akan diberi materi antara jam7-13 siang sehingga kami harus menginap agar tidak terlambat menghaadiri acara. Hal yang lain adalah karena kami akan dipertemukan dengan saudara-saudara yang sealiran dengan kami.

    Disinilah titik klimaks segalanya. Gue lumayan ngeh sama materinya, tapi kan masak gue nggak boleh mikir2 dulu sih? Semua kan butuh proses.Apalagi yang ngajak nginep laki-laki.Idiiihhhh…..,si Arjuna masih maksa-maksa gitu.. Masih nunjukin ayat yang intinya ‘kalau mau berbuat kebaikan itu harus disegerakan’

    Iya lah perlu disegerakan. Tapi masak nggak boleh berproses?

    Emma sama Rahma cuman iya-iya aja. Rahma malah semangat banget. Dia bilang ke kita kalau dia sama Arjuna udah kenal lama, dia tau siapa Arjuna, dia tau dimana rumahnya, siapa orang tuanya.

    Arjuna juga ngasih jaminan kalau ada apa-apa dia bakalan yang tanggung jawab. Bahkan dosa-dosa kita dia juga bersedia nanggung (emang dosa boleh ditanggungin k orang lain?idihh)

    Emma_yang secara anaknya kalem2 mulu_ cuman manggut-manggut. Dia bilang dia bosen sama kehidupannya yang Cuma gitu-gitu aja, n dia pengen ada perubahan dalam hidupnya.

    Habis itu kita break sholat Maghrib and gue pergi ke kamar nge pak barang-barang gue.

    Rahma nguntit and nanya mau kemana Din? Lhoh…aku nggak mau dong jaga rumah ini sendiri, kan kalian mau nginep. Iya toh?gue pulang ke kosan ajah.

    Rahma: Vit..kita kan bertiga..ntar kalo ada apa-apa ya bertiga. Kenapa sih kita musti takut?

    Gue: Habis si Arjuna kesannya maksa gitu kok. Gue kan mawas diri aja. Kalo elo…secara elo udah kenal..sok atuh, mangga kalo mau nginep. Cuman gue enggak

    Rahma: Arjuna itu cuman mau nolong kita aja, dan dia nggak mau nolong secara setengah-setengah

    Gue: Tapi kan dia laki-laki

    Rahma: ntar ada qo yang cewek. Yang mau cerita pengalamnanya

    Gue: Ma …sory.Gue tipe-tipe orang yang kalo semakin dipaksa semakin nolak. Ok?

    Rahma (diem)

    Akhirnya kami ber4 diskusi lagi. Arjuna keliatan sms seseorang n nelpon seseorang.. Dia bilang..kalau ada 1 cew yang bakalan dateng ngejelasin.

    Arjuna:

    ‘Tenang aja, kalian nggak bakalan kenapa-kenapa’ saya aja udah 6 tahhun gabung selamat-selamat aja kok.

    Gue:

    Secara konsep gue bisa terima..tapi kalo kesannya nyulik2 gini?ogahhhhhhh…

    Si Arjuna masih cerita panjang lebar tentang A B C D. sampai akhirnya dia ijin pamit sebentar mau ngejemput temen cew yang sealiran sama dia.

    (Gue ke kamar n tidurr, berharap kalo pas mereka liat gue tidur, mereka sungkan n nggak ngebangunin gue. Niat gue udah bullet nggak mau ikut-ikutan.)

    Jam setengah 9 malem..si cew dateng. Rahma nekat ke kamar, ngebangunin gue. Gue sebenernya udah ill feel bgt tapi Rahma bilang, sebentar aja din..semakin cepet kamu turun semakin cepet tu cewek pergi.

    OK..GUE TURUN.KELUAR KAMAR DENGAN MUKA MERAH N BT.

    Sampai bawah gue tambah ill feel ngeliat si cewek pake jilbab kecil, pake celana jins, n nggak pake kaos kaki. (gue aja lebih tertutup kok daripada dia)

    Ok deh..namanya Maya..kerja sebagai konsultan di perusahaan kecil. Dia cerita kalau dulu dia sempet nangis2 segala.Dia baru mau masuk setelah pengajaknya bersedia dipotong tangannya kalau sampai ada apa-apa.. Si Maya ini cantik lo…dia nyebut si Arjuna dengan panggilan ‘bapak’dan dia sudah bergabung sejak 5 tahun yang lalu.

    Maya cerita:

    ‘Nggak diapa-apain kok dek. Kita cuman dikumpulin aja, kalau yang belum makan dikasih makan, trus tidur. Esoknya dikasih materi..trus dianter pulang’

    (selama Maya cerita, gue nguap terus-terusan)wa ha ha. Sukuuurrr.

    Sampai akhirnya gue buka suara:

    Gue: Arjuna, umur lo berapa?

    Arjuna: 30 taon

    Gue: Udah pernah taáruf?

    Arjuna: belom pernah sekali pun

    Gue: kenapa?lo kan dah kerja, punya bisnis, punya bengkel?tau nggak perkara2 yang harus disegerakan? Bayar utang..nikah..n satu lagi gue lupa.

    Arjuna: ya…orang kan kalau menikah ada kendalanya..ada yang karena nggak bisa dilangkahi..

    Gue:Emang hukum Islam ada ya aturan nggak boleh melangkahi yang tua?

    Arjuna: Resah..emang nggak ada…blaa…blaa…blaa..(nggak nyambung)

    Sekarang Maya yang gue serang

    Gue:lo,…udah nkah belom?

    Maya: Belom..tapi dah taaruf

    Gue: Berapa lama?

    Maya: nggak ada batesan waktunya untuk taaruf

    Gue: yang taaruf sama elo, tau nggak kalo lo lagi disini?sama Arjuna?sama kita?

    Maya: ..mmm

    Arjuna langsung ngalihin topic pembicaraan, gue belagak lagi kalo udah ngantuk total..nguap keras2 (nggak sopan)ha ha

    (Mikir gue..kan tadi kita dipaksa2 nginep mau di baiat sesegera mungkin? Kalo perkara yang baik itu nggak boleh ditunda-tunda?)Qo ini orang udah mapan n tua gitu kagak merit2?kan merit perlu disegerakan.

    So..2 orang itu akhirnya pergi boncengan sambil ngasih2 ayat kalo hal yang kita omongin nggak boleh dikasih tau sama orang laen. Karena yang ‘laen’itu masih kafir, Arjuna merujuk pada ayat di AlQuran lagi. Ngeliat mereka boncengan,

    Batin gue: Akhwat kok boncengan ma ikhwan malem-malem. Nggak sopan. Mana tu tadi?Janganlah kamu mendekati zina?kayak yang digembor-gemborin si Arjuna?

    Orang gue nggak ngerti2 amat sama otak n pikiran mereka kok nggak boleh nanya2 ke orang lain. Rasulullah aja pas habis gemetar dapet wahyu dari Jibril curhat ke Khadijah qo. Beliau juga dibawa ke Waraqah untuk memastikan kebenaran. Nhah..kok gue nggak boleh nanya sih?

    Lagian, gimana kita bisa tau persepsi orang di luar kelompok mereka kalau kita nggak nanya sama orang di luar kelompok? Kalau kita hanya boleh nanya ke orang2 Negara Karunia Allah, berarti kita kan cuman akan nemuin jawaban yang sama? Mana dong titik poinnya?

    WEIRD!

    OK..THEY GONE!!

    Besoknya Rahma masih terus ngejar gue tentang anggepan gue about NKA, gue bilang. Idola gue dari kalangan agama adalah orang yang suka Gadhul Bashar, yang menjaga sentuhan sama lawan jenis, yang jilbabnya lebar2, yang pake kaos kaki,yang bajunya dia atas mata kaki, yang dahinya item ketagihan sholat,n yang laen2. Lagian tega amat sih mereka ngatain idola gue kafir? Tega amat sih mereka semua nggak masuk surga karena nggak gabung di NKA? (Mang surga neraka punya nenek moyang lo apa? Mang kafir apa enggaknya lo yang nentuin apa?)

    Gue sempet debat sama Rahma, tapi akhirnya gue diem karena nggak mau bertengkar ma dia(suara gue sekenceng halilintar soalnya kalo gue ngotot2an)takut nggak bisa control.

    So…akhirnya kita berpisah.

    Besoknya pas hari Senin..gue searching di internet..tapi belom pas nemuin jawaban.

    Akhirnya jam 3 sore gue chat sama saudari gue (semoga berkah Allah untukmu Sist). Dari situlah dia ngebuka mata gue kalo gue ditilawain NII KW9. Gue juga langsung pergi ke website2 internet. N…Masya Allah..Alhamdulillah aku telah berkeras hati untuk mengatakan tidak pada mereka.

    Jam setengah 4 Rahma nelpon gue, nanyain kapan bisa ketemuan coz Arjuna ngajakin ketemu.

    Gue setengah emosi bilang:

    GUE NGGAK BISA, GUE NGGAK ADA WAKTU BUAT BEGITUAN.

    Rahma: Kenapa Vit?

    Gue: Lo nanya ke mbah Google ketik NII KW9. Itu jawabannnya.

    Gue juga langsung nge lobi Emma, takut kalo dia dikejar2 telponnya Rahma.

    Akhirnya Emma gidik ngeri sendiri pas mbaca tulisan2 di internet.n dia say thanks bgt sama gue.

    Rahma juga sms n bilang makasih sama info gue. Loe bener Vit..mereka ternyata sesat.

    (Gue nakut2in Rahma juga kalo gue punya banyak channel di TNI n POLISI)

    Pertanyaan:menurut bapak..apakah Rahma sudah masuk jaringan mereka n berpura2 ikut tilawah, mengambil peran pemancing?

    Pak…saya jadi Suudzon ni..

    Apalagi pas ngeliat korban2 yang berjatuhan..rasanya miriiis sekali.

    Oh iya..Rahma ini mau kos di tempat saya. Saya jadi kelabakan..gimana kalau dia udah masuk jaringan?

    Gimana cara ngebuktiinnya ya Pak ya?

    Maaf kalau bahasa saya agak kasar. Habis gemes bgt ingetnya. Saya udah ketemuan sama Emma, udah saya beberin data2 yang saya dapet di internet, dan saya larang dia untuk berhubungan dengan Rahma untuk sementara waktu. Soalnya dia orang yang mudah kebawa gitu pak..

    Rahma dan saya masih sms an.

    Rahma bilang kalo kita berubah pikiran, kita bisa ngajakin Arjuna ketemuan (hhhhiihh)

    Rahma juga nanya gimana kalau Dy ketemu sama Arjuna di jalan???Vitta jawab..biasa aja, takut2in kalo sekarang kamu deket sama anak POLISI apa TNI biar dia nggak ganggu kamu..

    Rahma sms lagi..tapi Vit…Arjuna tu anaknya brimob loh. Kan gue udah pernah ke rumahnya.

    Vitta bilang>>Berarti dia munafik dong?masak kita ditanya2 anak polisi apa bukan, hub sama TNI apa bukan?

    Rahma bilang dy juga bingung n bilang nggak usah ngebahas lagi.yang penting pertemanan kita nggakputus Vit.Gitu…

    Vitta sms lagi,

    Mang kamu udah masuk NII apa belom Rah?

    Rahma:nggak…kalau belom kan berarti ada niatan kesana, Rahma enggak.

    (tapi kok rasanya saya belom percaya. Gimana ya Pak ya?apalagi dy mau kos tempet saya)

    Ditulis ulang oleh :
    Bahtiar Rifai
    Mantan NII KW 9
    HP. 08132 8484 289
    Email : bahtiar@gmail.com
    Ilustrasi diambil dari situs [ini]

     
    • cara menyadarkan korban 3:34 pm on Januari 10, 2012 Permalink | Balas

      Saya mengenal Istri semenjak tahun 1995 ketika duduk dibangku sekolah menengah umum, setelah lulus SMU kami berpisah di tahun 1997, untuk kuliah. pada tahun 2001 kami bertemu kembali, dan kami menikah tahun 2003.
      Dari cerita Istri dia mulai mengenal NII sejak kuliah tetapi hanya sebatas mengenal dan benar benar masuk NII 2002. Menurut cerita awal masuk adalah di ajak atasanya untuk ikut pengajian di daerah kopo bandung, awalnya ikut pengajian karena tidak enak sama atasnnya. sebagai informasi istri saya lulus kuliah dan mulai kerja tahun 2000. Dan kami menikah 1 tahun setealah dia masuk NII.
      Istri saya tahan Di NII karena ancaman dibunuhlah di ancam untuk dihijrakan lah. Tapi alhamdulilah dua bulan lalu semuanya terbongkar. Saya memang tingal diluar kota paling bertemu istri seminggu sekali. Istri saya selama 8 tahun di NII belum pernah merekrut seorangpun.
      Banyak kebohongan yang baru terbongkar sekarang, misal orang tua Istri masuk Rumah sakit istri minta uang ke saya, dan setelah dikonfirmasi ke mertua dua bulan lalu mertua belum pernah minta uang, dan banyak kebohongan2 yang lainnya terlalu panjang untuk diceritakan.
      Yang dilakuka di NII hanya kumpul, dengar amir ceramah, dan SETOR. Untuk setor dibulan hari raya, Istri bisa menghabiskan uang 10 jt dalam satu bulan. Dan semua dari hasil menipumertua dan saya.
      Istri sebenarnya tidak dengan sukarela keluar dari NII karena diancam untuk di hijrahkan dan takut mengancam keluarga termasuk anak. karena tFoto saya, anak saya mertua. trus tempat kerja saya telepon saya diberikan ke mereka. ( dan saya sendiri sempat diteror lewat SMS).
      Awal ketahuan Istri masuk NII adalah dari informasi pembantu yang disuruh pinjam uang. pembantu nggak dapet lalu istri saya marah marah, dilerai mertua malah marah ke mertua, dan setalah itu mertua sadar BPKB motor nggak ada di tempatnya dan ternyata sertipikat rumah tidak ada juga setelah mertua ancam akan melempar TV barulah mengaku, semuanya digadaikan dan uangnya untuk disetorkan.
      Dan pada waktu itu kami desak barulah cerita bahwa dia berhutang kebebrapa orang termasuk ke renternier.
      Sekarang isri saya sedang mengikuti pesantren, alhamdulilah ada kemajuan, walaupun dalam dua minggu awal istri saya hanya berpura pura, tetapi dengan pertolongan Alloh istri saya telah sadar, lewat hipno terapi. prosesnya dibuka alam bawah sadarnya, oh iya istri saya pada waktu selesai di terapi dia seperti baru bangun tidur lalu menjerit lalu menagis dan minta maaf ke saya apa yang dilakukan selama ini salah.

    • Masyarakat Indonesia Membangun 12:34 pm on Mei 24, 2011 Permalink | Balas

      Kalian bahas NII hanya numpang terkenal di TV !

      Regy Den 085722886509

    • bahtiar 12:16 pm on Juli 8, 2010 Permalink | Balas

      Saudaraku Ali Topan Anak Jalanan yang disayangi Allah SWT.Selamat yaa, telah membaca artikel NII di situs ini, sehingga mendapat aneka sudut pandang yang lain untuk menilai apa itu ajakan teman untuk hijrah ke NII.Selain menjawab tegas dengan berkata "TIDAK", tidak ada salahnya memberi alasan mendapat masukan atau nasehat dari situs ini http://niikw9.blogspot.com. Dengan harapan orang-orang NII tersebut mau membuka situs ini di HP atau di komputer warnet dekat markas NII mereka. Karena orang-orang NII tersebut sebenarnya juga korban dari pengaruh doktrin pimpinannya yang lebih atas di dalam NII.Demikian Sdr. Ali Topan Anak Jalanan, semoga bermanfaat, menguatkan hati dan batin Saudara.Salam,Bahtiar08132 8484 289bahtiar@gmail.comhttp://niikw9.blogspot.com/2009/07/pengalaman-fanda-nii-kw-9.html

    • Ali Topan Anak Jalanan 12:10 am on Juli 8, 2010 Permalink | Balas

      Cerita ini hampir sama dengan cerita saya. Tapi bodohnya, saya hampir masuk ke dalam lubang yang sama 2 kali…Di kejadian yang pertama, si bangsat (guru) sudah menanyakan, apakah saya mau hijrah atau tidak? Saya katakan, pikir2 dulu, lalu saya pulang, bersama tmn wanita yang baru saya kenal, dan menurut saya dia adalah pemancing bersama tmn'a satu lagi…Bodoh sekali ya saya. Tadi sore adalah pertemuan saya yang pertama di kejadian kedua. Saya udah buat janji dengan si bangsat, yang lagak'a seperti guru itu, dan 2 orang teman saya yang baru saya kenal, dan 1 org tmn sama daerah yang jg baru saya kenal untuk melakukan pertemuan kedua besok.Setelah saya baca artikel2 di blog ini. Besok saya akan mengatakan tidak kepada mereka, "Tidak". Dipaksa seperti apapun saya akan katakan tidak…Ternyata wajah tidak selalu menentukan hatinya seperti apa… Mereka semua ganteng dan cantik2… Tapi jahannam…

    • jarwadi 8:30 am on Februari 24, 2010 Permalink | Balas

      dulu ada tetangga saya yang dicoba di ajak ke pengajian NII, tetapi sekarang sepertinya sudah tidak, mungkin gerakan mereka sudah pindah tempat

    • bahtiar 9:37 am on Februari 19, 2010 Permalink | Balas

      Terima kasih atas tanggapannya Pak Adi,

      Mungkin dapat diceritakan lebih detail, pengalaman Pak Adi 5 tahun selama di NII, mengapa hingga kini masih mengalami kebingungan.

      Kalau di NII nyaman-nyaman saja dan sesuai dengan hati nurani, tentu hati ini tidak akan bingung, galau, ataupun resah.

      Apakah di NII Pak Adi didoktrin hal-hal yang tidak sesuai dengan hati nurani.

      Al Quran memang firman Allah yang maha dahsyat, tetapi bila ditafsirkan untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan fitrah dan hati nurani, apakah itu yang dikehendaki Allah, bila demikian “hati nurani” adalah benteng terakhir untuk mempertimbangkan maksud itu lebih lanjut.

      Salam,
      bahtiar
      mantan nii
      hp. 08132 8484 289
      email. bahtiar@gmail.com
      web. https://niikw9.wordpress.com

    • adi 3:37 am on Februari 16, 2010 Permalink | Balas

      saya sudah 5tahun bergelut di nii ..suatu kebingungan yang sangat besar bergejolak dlm hati.
      di satu sisi memang kita mempunyai tanggung jawab membela dan bejuang demi jati diri kita yaitu islam.
      islam itu kaffah..segala hal apapun tdak dpt dipisahkan dari islam kl mw selamat dunia-akherat seperti negara contohnya.
      saya byk menemukan di al-quran perintah untuk mengembalikan kejayaan islam yg sekarang telah terenggut oleh din yg lain.
      tp yg sya raguukan adlh.
      1.jujur hal ini masih tabu di pikiran
      2.sya blum yakin imam kita itu turunan dri khalifa seblumnya ditakutkan ada kpentingan pribadi.
      3.sejarah indonesia itu nisbi terlalu byk rekayasa didlamnya..sya belum mnemukan sejarah classic indonesia.
      4.andaikan perjuangan nii dulu memang sesuai syariat apakah yg sekarang juga masih bgtu?

      sya yakin seyakin”nya akan keharusan kita menegakan syariat islam ..
      carilah ilmu seluas mungkin maka disana pasti hidayah allah akan datang ..insya allah pasti akan jelas mana yang hak dan bathil..mana yang asli dan palsu.
      wallahu a’lam.

    • Hamba Alloh 12:23 am on Februari 16, 2010 Permalink | Balas

      Alhamdulillah,saya sngt berterima kepada yg berani memberikan info ini, bagi yg terlanjur masuk apa yg harus ia lakukan?

      kalau nyaman mengapa mesti keluar ?

    • mpokb 8:51 am on Februari 12, 2010 Permalink | Balas

      wah… baru tahu Pak Pres BHI ternyata…
      btw, berhubung sampeyan ganti nama di fesbuk, saya rada bingung pas mau tag 😀

    • Rahmat Miftahul Habib 5:57 pm on Februari 11, 2010 Permalink | Balas

      Betul, waspadalah.. waspadalah..
      Btw, saya temannya Mas Bahtiar yg comment paling atas sendiri itu. Ini foto bersama kami waktu saya di Semarang :))

    • Anonymous 12:36 pm on Februari 1, 2010 Permalink | Balas

      jelas lah si rahma itu udah masuk, dia mau kos ditempat kamu itu karena modus, biar kamu diempetin terus, dideketin terus, dicuci otaknya, sampai ntar Vita ketakutan sendiri dan berpikir kalo ternyata Vita yang salah mikir, SO, jangan sampai dia kos ditempat kamu, kalo udah terlanjur, ya jauhin sebisa mungkin, jangan berdebat kalo Vita ga punya dasar Islam yang kuat, cari temen yang Ustadzah atau ustad agar hati Vita tidak keliru memilih, okey

    • sarkembe 5:12 pm on Januari 22, 2010 Permalink | Balas

      thanks,…inponya bro

    • MT 3:25 pm on Januari 16, 2010 Permalink | Balas

      pro Vita! apa yang kamu lakukan adalah keberanian yang luar biasa. Lakukan saja apa yang disarankan oleh mas Bachtiar…

      jika mereka masih tetap memburumu, coba tanyakan, apa yang akan mereka capai? pasti mereka tak bisa menjawab dengan jelas dan sistematis layaknya program sebuah negara.

      NKA bukan Negara Karunia Allah, tapi Negara Kebingungan Angan, atau kalau kata bang Namun, Negara Kehabisan Akal, hehehe….

    • Syawa 7:05 pm on Januari 4, 2010 Permalink | Balas

      Alhamdulillah ukhti lepas dari jebakan. Memang benar jika kita hendak menilai orang lihatlah perbuatannya.Karena jika kita melihat ilmu yg dimilikinya terkadang ilmu itu malah dipakai utk menyesatkan orang dan jika kita melihat pada hatinya sesungguhnya hati bisa dibolak-balikkan.Seorang yang shaleh tentu menundukkan pandangannya,menjaga kehormatannya dengan berbusana islami yg rapi dan jelas dia tidak akan mendekati zina.Wallahu'alam bishawab

    • sujud 6:59 pm on Desember 25, 2009 Permalink | Balas

      asalamualaikum..mengucapkan selamat untuk vita yang sudah berhasil menggebrag dan melawan antek antek panji gumilang ..semoga kawan kawan vita.. dapat selamat dari virus nii kw9.

    • bahtiar 4:04 pm on Desember 24, 2009 Permalink | Balas

      Terima kasih Vita, telah berbagi cerita, agar banyak pemuda dan pemudi yang waspada akan bahaya niiBegitulah NII, menggunakan segala cara untuk memikat calon korban … :(Mengganti sholat dengan tilawahNII kalo diserang balik malah mengalihkan pembicaraan …. :(NII berbicara hukum Al Quran, tapi prakteknya dilanggar semua … :(Melarang calon korban diskusi NII dengan orang luar karena mereka khawatir kalo materi yang telah dikasih ke kamu bisa bias karena tanya ke orang lain … 😦 dan itu sebagian itu strategi NII , agar wawasan kamu seperti katak dalam tempurung ….. :(sangat jelas modus operasi NII, Rahma sudah masuk – sudah diba'iat – sudah menjadi anggota NII, dan dia berperan sebagai pemancing …Vita tidak Suudzon, tapi naluri manusia yang sehat normal dan alamiah … dalam menghadapi bahaya sesat NIIRencana Rahma kost di tempat kamu, tidak apa – Ga pa pa, kasih tau temen-temen kost dengan memperbanyak artikel NII sesat, tempet di papan pengumuman kost, agar pada waspada, Rahma akan menyingkir dengan sendirinya, atau Rahma malah sadar dan keluar dari NII …

  • Bahtiar 4:29 pm on December 16, 2009 Permalink | Balas  

    Pengalaman Rusly Rully di NII 

    assalamualaikum..

    Demi ALLAH sungguh mulia cita2 nii sehingga wajar sy tertarik ingin hijrah.
    asal mula sy berjumpa dgn teman lama yg kebetulan seorg wanita yg jg pernah mnjdi pacar sy tp hnya cinta2 monyet krn wktu itu sy msh sd. setelah bnyk berbincang sy dikenalkan dgn teman2nya, esok hr nya salah satu dr temanya yg laki2 mengajak sy untuk mengaji tentu sy mau krn mengaji adalah ibadah. Ketika smpai ditempat ngaji banyak sekali dalil2 alquran yg dikeluarkan dan itu memang benar berdasarkan alquran.Tp sy kaget ketika diajak bicara politik namun sy penasaran dan akhirnya hr itu jg sy hrs nginep dan terpaksa sy hrs berbohong dgn ortu untuk minta izin nginep(sy lgsg tlp ortu tuk bilang mo nginep dirmh sodara)sungguh sangat berdosa sy.

    Lalu menuju tempat ngaji yg lain dgn mata yg ditutup oleh kain dgn dalil nabi ketika hijrah adalah dlm kegelapan/sembunyi/dalam goa. dalam prjalanan sy sedikit ngintip ternyata sy tau dmn saat itu sy brada tp ketika mobil bhenti krn sdh smpai tujuan dibukalah penutup mata sy, ternyata sy sdh didlm garasi mobil dirmh yg mewah jd wlwpun sy tau wilayah ini tp sy ga tau dirmh mn sy berada. Teman2 seangkatan sy berasal dr berbagai kota, bogor,bandung,surabaya dll hnya sy yg dr jakarta, dan rata2 dr mereka adalah berpendidikan rendah, ada yg bekerja penjual roti keliling dll. Lalu dimulailah pengarahan2 dr pimpinan setempat tp banyak keganjilan yg sy dapatkan seperti dosa yg bisa kita bayar dgn uang,kita boleh mncuri di RI tuk byar iuran tetek bengek yg ada di nii dan yg bikin sy geram ketika sy solat zuhur smpai ashar dijalan, org yg mimpin sy tidak solat padahal zuhur sampe ashar dia selalu bersama sy jd sy pastikan dia benar2 tdk solat,dia hnya mnugu didpn masjid dan ketika magrib kt smpe di pos nii dia br solat bareng/jamaah.Sudah jelas solat itu wajib dmn pun kt berada klo wktu solat dtg kt hrs solat dan bohong dgn org tua itu sgt berdosa tp tdk berlaku di nii bahkan org tua yg blum hijrah dianggap kafir dan boleh dilawan. alhamdulilah dgn iman dan ilmu yg sy punya SAYA MENOLAK nii. mungkin nii yg dahulu adalah benar ingin menegakan islam tp yg sekarang justru merusak islam.

    Akhir kata DEMI ALLAH nii YG SAYA TAU DAN ALAMI SENDIRI ADALAH SESAT DAN TEMPAT BERKUMPUL NYA IBLIS.

    – Rully Rusly – rullyrusly@xxxxx.com

    Ditulis ulang oleh :
    Bahtiar Rifai
    Mantan NII KW 9
    HP. 08132 8484 289
    Email : bahtiar@gmail.com
    Ilustrasi diambil dari situs [ini]

     
    • Anonim 12:19 am on Mei 15, 2016 Permalink | Balas

      U

    • 085722886509 12:36 pm on Mei 24, 2011 Permalink | Balas

      Dasar kaslan dasar banci !

    • sujud 7:02 pm on Desember 25, 2009 Permalink | Balas

      anda benar mas rusli ..nii ini adalah nii kw 9 butan panji gumilang .. yang dibuat untk menghancurkN NAMA nii kartosuwiryo dulu,

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal