Updates from Agustus, 2010 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • Bahtiar 3:06 pm on August 15, 2010 Permalink | Balas  

    CARA MENOLAK AJAKAN TERORIS NII NKA KW9 

    hkbphumbang.files.wordpress.com
    Dulu kira2 tahun 2004-an saya pernah ketemu dengan teman lama (sebutlah namanya “Rika ” biar lebih gampang ceritanya) yang sebelumnya menelepon meminta saya untuk menjadi koresponden seputar film untuk majalah independen kawannya. Kami janjian di mc’d orion/rawamangun, disana saya ketemu Rika dan temennya… singkat kata saya diajak ke tempat orang (yang katanya) memiliki majalah tsb.. saya pergi dengan temennya Rika naik motornya dia, sedangkan Rika menyusul naik angkot, sebelumnya rika mengaku belum pernah ketemu apalagi kerumah orang ini sekalipun.
    Saya diajak naik motor muter2 kaya obat nyamuk sampe tiba di tengah jalan yang diapit sawah, trus muter2 jaauuuuh bgtt sampe masuk ke sebuah komplek perumahan dan berhenti di sebuah rumah. Disana udah ada rika, lagi duduk sambil minum teh sambil ngobrol2 sama 1 orang cowo. Hebat kan??? Jalanan rawa mangun tengah hari yang lumayan penuh, tapi dia (yg katanya belum pernah kesana) bisa sampe duluan naik angkot.. sedangkan saya yg naik motor dengan orang yang sudah biasa kesana bisa telaaaatt bgtt sampenya (saya tahu karena liat di gelas rika minuman dah mo abis) hawhaw saya udah merasa dibodohi tapi “diem aja dulu ah.. kepingin tau” kata saya dalam hati.
    Kami ngobrol2 di teras depan seputar usaha bakmie yang dia dirikan dan telah memiliki banyak sekali cabang, serta relasi-relasinya yang menduduki banyak posisi penting di perusahan dan lain-lain, termasuk tawaran menggiurkannya yang bilang akan membantu promosi musik yg saya buat dan mainkan… Ditengah pembicaraan kami tiba² seorang cewe cantik sexy datang mengantar minuman untuk saya, anehnya itu cewe ‘main mata’ pas ngasih minuman… “wah ada yang aneh nih…dalam kondisi gw berandalan begini koq bisa di lirik cewe, cakep bgt pula” pikir saya saat itu yg merasa janggal karena jarang dilirik cw yg kurang cakep apalagi yg cakep bgt hahaha… Sampai akhirnya tiba2 topik pembicaraan kami menyangkut soal Al-Quran dan agama islam. “Kalo ngobrolin Al-Qur’an didalem aja yuk.. gak enak disini” kata si orang yang tidak mau menyebutkan namanya itu saat berkenalan berjabat tangan.
    Kami masuk ke sebuah kamar ber-ac yang amat sangat tertutup rapat, sampai² jendela aja disemen. Kami berempat duduk di karpet menghadap white board panjang lebar, masing2 diberi 1 buah al-Quran terjemahan. Si orang itu (sebutlah namanya si “o’on” biar gampang ceritanya hehe). Si o’on menyuruh kita semua membuka dan membaca terjemahan ayat yang dia sebutkan.. kemudian memaksakan “isi” menurut tafsirannya sendiri kepada saya… tapi selalu terbantah, karena setap si o’on menyuruh saya membaca sebuah ayat, selalu saya baca dari 2-3 ayat sebelumnya dan 2-3 ayat setelahnya, dan tafsiran dia selalu berlawanan dengan ayat sebelumnya atau setelahnya, atau berlawanan dengan ayat dari surat lain yang ia sebutkan. Hal itu berlanjut hingga ia menggambar sebuah analogi untuk menerangkan bahwa “kita semua masih kafir”, dan alhamdulillah Allah selalu memberikan saya fikiran untuk mengartikan analogi yg dia buat dengan sudut pandang yg berbeda.
    mereka akan membodohi anda dengan kalimat ini:
    si O’on: “kita semua masih kafir, karena hidup dibawah aturan yg dibuat manusia UUD 1945 dan Pancasila.. bukan dibawah Al-Qur’an dan hukum Islam! Karena manusia dilarang membuat aturan apapun, yang mempunyai kuasa itu” hanya Allah”.
    Saya: “Apakah Pancasila dibuat untuk menentang Hukum Al-Qur’an dan Islam, ataukah dibuat dengan mempertimbangkan penuh aturan-aturan yg ada dalam Islam?? Jika dibuat untuk menentang, bagian yg mana” Saya sebut sila 1 sampe ke 5 dan saya tanya bagian mana yang berlawanan dengan Islam?
    si O’on: meneng bae.
    Saya: “Jika memang manusia dilarang membuat peraturan apapun, ayat atau hadits apa yg menjadi dasarnya?”
    si O’on: Meneng bae again.
    Saya: “Bagaimana dengan Fiqh?”
    si O’on: meneng as always.
    *Orang yang tadinya mengaku sudah katam dalam mempelajari Al-Quran dan bersikap seperti seorang ustadz yang kepenuhan ilmu² Islam, ternyata gak tau apa-apa soal Agama yang mulia ini. Inilah kawan… Ayat yang mereka pakai itu selalu ayat2 yang sama, yang juga dulu dipake untuk membodohi mereka dan kebanyakan dari mereka tidak tahu apa-apa soal Islam.. kecuali dari “combat kit” yang sudah dirancang oleh atasannya.
    Kemudian mereka akan berusaha membodohi anda dengan analogi² gambar..
    Berikut analoginya (mungkin perlu diwaspadai):
    Si O’on (sambil gambar): “negara indonesia itu ibarat sebuah tong sampah yang kotor, dan orang beriman itu ibarat apel yang terbungkus dengan rapat didalam tong sampah tersebut. Walaupun tertutup rapat, namun kita sebut apa apel tsb? sampah!”
    Saya (pinjem spidolnya):”Okeh mas kita pake analoginya.. sekarang kita ganti apel/orang beriman tersebut dengan berlian yang sama sekali tidak tertutup rapat. Walaupun berlian itu ada di dalam tong sampah, tercampur dengan sampah, terkena kotoran-kotoran.. masih berupa berlian tidak? ataukah kita juga akan menyebut berlian tersebut adalah sampah dan kita menjadi jijik karenanya?? Tidak khan?! Itu saja dari penglihatan kita yang terbatas, apalagi dari Allah yang Maha Tahu dan Maha Melihat siapa saja hamba-Nya yg beiman!”
    Dan banyak sekali hal yang kami debatkan…mereka akan memutar logika anda agar sehingga pada akhirnya ada akan berkata “oh iya yah.. bener juga”. Tidak berhenti berfikir dan memohon perlindungan-Nya adalah kunci agar tidak tersesat.
    Oh iya.. ditengah diskusi kami itu, saya sempat minta izin ke kamar mandi dan saya melihat dari pintu yang terbuka sedikit, sebuah ruangan dengan meja panjang dan banyak orang laki² dan perempuan duduk disitu. Mereka tidak pernah keluar ruangan sejak awal saya datang. “Wah dikeroyok ni gw” pikir saya saat itu.
    Si o’on yang tadinya ramah, sekarang emosi, mukanya selalu merah memukul-mukul spidol ke lantai setiap saya debat dengannya. Saya yang juga sudah terlanjur emosi dan membuat dia terlihat sangat marah dan tersinggung saat saya bilang “Ga usah pake analogi²an segala buat ngebodohin gw, sini spidolnya gw bikinin lo analogi”. Akhirnya wajah emosinya berubah menjadi wajah bingung saat saya tanya tentang tujuan awal saya datang kesini: KORESPONDEN FILM yang sejak awal tidak pernah disinggung sama sekali. Tadinya saya pikir saya tidak akan keluar hidup² dari situ, tapi saat itu tekad jihad sudah bulat, jadi saya pindah tempat duduk disebelah si o’on, siap2 nyandera dia kalo ada apa-apa hahaha..
    Alhamdulillah saya berhasil keluar dengan dalih sudah punya janji dengan orang lain, dan si o’on sebagai orang yang mengerti Islam pasti mengetahui apa arti “janji” didalam Islam, kata saya padanya. Hujan lebat saya keluar dari situ ke pangkalan ojek (ternyata saya ada di kali malang) dan saya laporkan sama mereka kalo di rumah itu ada aliran sesat hahaha… trus pulang deh.
    Si Rika dan kawannya? mereka adalah pengikut si o’on.
    Tidak lama setelah itu, ex.GF saya juga mengalami hal tersebut, dikenalkan dengan orang di Kalibata mall oleh seorang teman, singkat cerita dibawa dengan mata tertutup didalam mobil kijang ke daerah utan kayu jakarta, tapi akhirnya tidak terjerumus, dia menghilang untuk beberapa hari, ngumpet. Saat saya telp no.kawannya itu, sudah tidak aktif.
    Semoga dapat membantu untuk lebih waspada.

    Iklan
     
    • Nuryanti Utomo 4:32 pm on Mei 16, 2011 Permalink | Balas

      kalian semua manusia liar,
      bukan umat islam !

      http://www.facebook.com/nuryanti.utomo

    • Bambang Heda 11:54 pm on Mei 12, 2011 Permalink | Balas

      Anda kelopok masyarakat pngutuk, bisa jadi ANDALAH NIRROJIM, karena perbedaanya jelas… Anda Nirrojim itu sama sekali TIDAK PUYA KARYA APA APA. Karya anda dan kelopok anda adalah MENGUTUKI orang atau kelopok lain yg tidak sepaham dng anda dan kelompok anda, sedangkan alzaitun tdk pernah mengutuk siapa pun. Dari situ tdkah anda dan kelopok anda bisa memandang jernih kebenaran?

      Ayo bertanding layaknya laki2 / rijal dengan MEMBANGUN !!!! Jangan seperti BANCI dng bibir dowernya. Kalo cuma omdo mah MUNAFIKUN namanya ….. Tidak punya kemampuan berkarya itu tong kosong nyaring bunyinya….. Ayo jng jadi kelompok BANCI KALENG yang suka sumpah serapah doang …. Kalo sudah bisa berbuat dlm karya baru bicara… Alzaitun yg sdh berkarya saja kalem … Bahkan pemerintah RI pun menghargai dan ikut menjaga …

      Berkarya dulu baru ngomong …..

      http://www.facebook.com/bambangheda

    • reza 7:03 am on November 1, 2010 Permalink | Balas

      mas, ciri2 orang2 nka kaya gimana sih? aku ada temen yg gerak-geriknya mencurigakan. perilakunya juga berubah sejak 6bln lalu. kuliah jadi jarang2. aku ada kecurigaan dia ikut organisasi kaya gitu.
      kecurigaan ke dia semakin kuat pas seminggu lalu dia “maksa” aku ketemu sama temennya. alesannya minta temenin dia ambil barang di temennya itu (waktu pas ngajak pas di kampus, selesai kuliah).

      sebelumnya makasih sharing nya. 🙂

  • Bahtiar 2:49 pm on August 13, 2010 Permalink | Balas  

    ASSALAAMU’ALAIKUM 

    Selamat Datang

    Selamat datang, di Pusat Rehabilitasi Korban Teroris kepada Bapak atau Ibu yang mengetahui anaknya mengikuti kegiatan Gerombolan Teroris NII NKA KW9 (Indonesia) atau Gerakan Pemuda Kahfi (Malaysia). Website ini ada untuk membantu Bapak atau Ibu menyadarkan dari kegiatan Gerombolan Teroris tersebut.

    Caranya mudah dan bisa dipraktekkan secara langsung, cukup baca satu atau dua tulisan saja, maka Bapak dan Ibu sudah bisa menyimpulkan motif apa dibalik Gerombolan Teroris NII NKA KW 9 atau Pemuda Kahfi dan langkah-langkah apa yang harus segera dilakukan untuk menyadarkannya.

    Bila membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami di :

    1. Telpon / SMS : +62 8132 8484 289
    2. E-mail : bahtiar@gmail.com

    Identitas Bapak Ibu kami rahasiakan, karena kami juga pernah mengalami hal demikian.

    Salam persaudaraan,
    Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.

    Admin : Bahtiar

     
  • Bahtiar 8:01 am on August 9, 2010 Permalink | Balas  

    NII MELECEHKAN PEREMPUAN 


    t1.gstatic.com

    Salam Pak Bahtiar


    Saya Gadiz 19 tahun dan telah bergabung di NII selama 6 bulan, tapi tidak aktif karena tempat saya jauh dari malja / markas NII jadi saya cuma membayar infak rutin sebesar 350 ribu / bulan atau lebih, bahkan kadang atasan saya di NII datang untuk memberi materi / doktrin / tazkiyah dan atau hanya sedekar memunggut uang infaq setoran perbulan tersebut. 


    Pak, saya merasa risih karena mereka memaksa saya membawa calon anak buah (merekrut Binatang Ternak) sebanyak mungkin dengan memanfaatkan apa yang mereka sebut kecantikan, kepolosan, daya tarik tubuh, penampilan, dan ‘modal’ dasar lainnya yang ada pada diri saya !


    Sekarang saya memutuskan MANTAP untuk keluar dari NII, karena saya banyak mengikuti berita NII di internet, tapi diancam oleh atasan saya di NII : saya akan masuk neraka lah, kembali kafir lah, harus menanggung konsekuensi siap dibunuh kalau nanti negaranya NII ‘muncul’.


    Pak, sebenarnya apa saja konsekuensi atau akibat kalau saya keluar ? Ancaman mereka apa saja ? mereka bisa berbuat sejauh apa kalau saya keluar ?


    Saya mantap untuk keluar dan katanya harus menandatangani sesuatu, itu apa Pak ?


    Terimakasih untuk waktu Bapak membaca cerita saya di NII dan saya berharap tanggapan dari Bapak


    Hormat saya.

    Gadiz19




    Baik Saudari Gadiz19, akan saya tanggapi per alinea yaa, agar fokus dan terjawab semua :

    Salam Pak Bahtiar


    Saya Gadiz 19 tahun dan telah bergabung di NII selama 6 bulan, tapi tidak aktif karena tempat saya jauh dari malja / markas NII jadi saya cuma membayar infak rutin sebesar 350 ribu / bulan atau lebih, bahkan kadang atasan saya di NII datang untuk memberi materi / doktrin / tazkiyah dan atau hanya sedekar memunggut uang infaq setoran perbulan tersebut. 

    6 bulan adalah waktu yang tidak lama, sangat cukup untuk mengenal dan mengetahui seluk beluk NII. NII adalah suatu gerakan yang mengatasnamakan Agama Islam untuk meminta uang pada anggotanya. Bila Gadiz mengaku tidak aktif lagi di NII tapi masih menyetor uang tiap bulan itu artinya sama saja. Karena NII ujung-ujungnya duit dan Gadiz telah melakukan itu tiap bulan dengan menyetor uang 350 ribu per bulan. Saran saya, katakan pada atasan tersebut bahwa Gadiz  tidak mengikuti NII lagi, tidak percaya pada NII lagi, dan jangan pernah memberi uang serupiahpun pada NII ! Lebih baik uang itu digunakan untuk menyekolahkan adik-adik Gadiz, membantu orang tua Gadiz, atau Gadiz tabung untuk sekolah lebih lanjut.


    Pak, saya merasa risih karena mereka memaksa saya membawa calon anak buah (merekrut Binatang Ternak) sebanyak mungkin dengan memanfaatkan apa yang mereka sebut kecantikan, kepolosan, daya tarik tubuh, penampilan, dan ‘modal’ dasar lainnya yang ada pada diri saya !

    Itulah  salah satu kesesatan NII : “NII memaksa Gadiz membawa calon anak buah (merekrut Binatang Ternak) sebanyak mungkin dengan memanfaatkan apa yang mereka sebut kecantikan, kepolosan, daya tarik tubuh, penampilan, dan ‘modal’ dasar lainnya yang ada pada diri Gadiz !” Suatu ajaran yang jauh dari panggang kebenaran, tidak Islami sama sekali, tidak ada contoh dari Rosul maupun Nabi yang mengajarkan demikian, bahkan kebenaran yang dibawakan agama apapun tidak ada yang menyuruh umatnya berlaku demikian. Itu sama saja NII melecehkan harkat dan martabat Gadiz. NII menyuruh Gadiz untuk merendahkan harga diri sendiri, demi kepentingan NII mendapatkan calon anggota baru, demi kepentingan NII mendapatkan sumber uang lebih banyak lagi. Saran saya, bila pimpinan Gadiz berkata seperti itu lagi, tampar saja mukanya ! Halal bagi Gadiz untuk menampar muka pimpinan NII yang sesat, tidak beradab dan tidak bermoral tersebut !


    Sekarang saya memutuskan MANTAP untuk keluar dari NII, karena saya banyak mengikuti berita NII di internet, tapi diancam oleh atasan saya di NII : saya akan masuk neraka lah, kembali kafir lah, harus menanggung konsekuensi siap dibunuh kalau nanti negaranya NII ‘muncul’.

    Gadiz yang baik, jangan pernah merasa takut dengan ancaman-ancaman tersebut. NII sengaja menakut-nakuti Gadiz dengan ancaman-ancaman itu agar Gadiz tidak keluar dari NII. Karena kalau Gadiz keluar dari NII maka NII akan kehilangan pasokan atau sumber setoran uang dari Gadiz. Makanya mereka  berusaha sekuat akal, pikiran, dan tenaga untuk mempertahankan Gadiz tetap di lingkaran NII. Coba pikirkan dan renungkan kembali, Gadiz di NII disuruh merendahkan harga diri apakah itu ajaran yang benar, dan bila keluar dari ajaran sesat NII, apakah masuk neraka 🙂


    Pak, sebenarnya apa saja konsekuensi atau akibat kalau saya keluar ? Ancaman mereka apa saja ? mereka bisa berbuat sejauh apa kalau saya keluar ?

    Tidak ada konsekuensi atau akibat apapun bila keluar dari NII. NII hanya bisa mengancam lewat kata-kata, tapi setelah Gadiz keluar mereka tidak bisa berbuat macam-macam lagi. Malah bila tetap berada di NII, Gadiz diancam untuk terus menyetor uang tiap bulan, disuruh menggunakan daya tarik tubuh untuk mencari anggota baru demi kepentingan NII.


    Saya mantap untuk keluar dan katanya harus menandatangani sesuatu, itu apa Pak ?

    Itu adalah tanda-tangan akal-akalan NII saja, agar Gadiz takut dan tertekan bila keluar dari NII. Gadiz tanda-tangani atau tidak menanda-tangani juga tidak ada pengaruh apapun bagi Gadiz. Ancaman yang bisa NII sampaikan pada Gadiz hanyalah gertak sambal atau omong kosong saja. Yaitu ancaman neraka, kafir, halal darahnya. Itu saja. 


    Terimakasih untuk waktu Bapak membaca cerita saya di NII dan saya berharap tanggapan dari Bapak

    Hormat saya.

    Gadiz19


    Selanjutnya, untuk kenyamanan hati Gadiz dan menghilangkan trauma ketakutan Gadiz pada NII, ceritakan masalah ini pada orang-orang, sahabat-sahabat, saudara-saudari yang Gadiz percayai. Dengan begitu orang-orang yang Gadiz percayai tersebut akan membantu dan menolong Gadiz bila datang orang-orang NII tersebut muncul untuk mengganggu Gadiz. Lagi pula jangan pendam sendiri masalah ini, bisa stress tertekan dibuatnya. Dengan berbagi cerita, Insya Allah tekanan itu akan berkurang dan hidup akan merasa lebih tenang dan damai.
    Selamat berjuang menghadapi NII yang sesat tersebut, masih banyak yang perhatian dan membantu Gadiz. Insya Allah pengakuan Gadiz ini akan menginspirasi perempuan-perempuan yang mengalami kasus serupa di NII untuk berani melawan.

    Demikian, bila ada yang ingin ditanyakan lagi silahkan disampaikan.
    bahtiar
    mantan nii
    081328484289
    bahtiar@gmail.com
     


     
    • +6281572502631 7:51 am on Juni 11, 2011 Permalink | Balas

      Saya umar seorang preman, klo ada yang macam2 ato menjelek-jelekkan MIM Panji Gumilang, maka hadi saya. akan saya penggal kepalanya !

      081572502631

    • james 8:09 pm on Mei 12, 2011 Permalink | Balas

      perkenalkan nama saya james, saya pernah ikut nii kw -9, semasa kuliah di fakultas teknik mesin – ui sekitar tahun 1996-1999, jabatan saya terakhir mudabbir masih tingkat lurah atau musa saat itu, jujur terus terang, dalam rentang waktu tersebut, masa kuliah saya berantakan, nilai hancur….hingga saya sadar kemudian bangkit dan berdiri, sempat secara psikis mental saya jatuh tidak percaya diri, namun alhamdulilah, perlahan namun pasti berkat pertolongan dan doa orang tua , keluarga, saya semakin percaya diri hingga saat ini.
      pesan saya kepada siapa pun yang sedang mendukung pergerakan nii kw 9 ini, segera bertobatlah, sebelum waktu terbuang percuma dan sia-sia tidak bermanfaat bagi sendiri, orang tua, keluarga dan masyarakat.
      kepada bapak bahtiar terima kasih atas waktu dan perjuangannya.

      wassallam

      james

      kota sekarang : aberdeen , skotlandia
      pendidikan : master degree, robert gordon university, aberdeen,skotandia
      s-1 , teknik mesin, ui depok, indonesia
      company : schlumberger
      jabatan : Field service manager
      masa kerja : agustus 2001 – present

    • Riri 6:52 pm on Mei 12, 2011 Permalink | Balas

      Oh yeah? bener2 pembela NII Zaytun? Gak Capek? Gak Kapok? Banyak2 referensi deh….

    • Ilmi Kamilah 9:56 am on Mei 11, 2011 Permalink | Balas

      kalau g bs berkarya mending diem aja kaya patung ,.
      kaya patung pancoran tu masih ada gunanya cah ,.,.

      Atau add FB gw, hayo !!

      http://www.facebook.com/profile.php?id=100001455501392

      Email: ilmikamilah@ymail.com
      Kota Asal: Bogor
      Perguruan Tinggi: UT
      SMA: SMAN 3 Bogor ’89

      Front Pembela NII Zaytun

    • devi 11:17 am on November 22, 2010 Permalink | Balas

      terima kasih pak baktiar ,pak saya dapat masukan dari temen bagaimana kalau pengobatannya dengan di rukiyah bisa enggak pak
      mohon sarannya pak

    • bahtiar 1:10 pm on November 21, 2010 Permalink | Balas

      @devi

      Untuk menyadarkan memang tidak bisa cepat atau butuh waktu lama
      Tetap dampingi dan temani dengan sabar Saudara Devi tersebut
      Terus beri nasehat dan masukan dari link https://niikw9.wordpress.com/2010/11/06/komunitas-milah-ibrahim-islam-syahadat-nii-kw-9-zaytun/ dan aneka sumber bacaan lainnya
      Insya Allah hati dan pikirannya akan terbuka

    • devi 5:42 am on November 20, 2010 Permalink | Balas

      pak bagaimana dengan aliran komunitas milah abraham alias komar ,ini juga aliran sesat bagaimana klu saudara saya udah terlanjur masuk bagaimana jalan keluarnya pak,mohon sarannya pak

    • heri susanto 3:35 pm on November 15, 2010 Permalink | Balas

      akhirnya saya diberi hidayah oleh Allah SWT untuk keluar dari pergerakan sesat ini dengan membaca beberapa artikel tentang nii ini.
      saya baru sekitar 4 bulan megikuti pergerakan ini tetapi malah bikin saya resahdan gelisah, bukan karena takut pada orang2 yg mengajak saya tersebut ttp karena terlalu banyak ayat al qur’an yang di masuk kan ke otak saya sesuai dgn penafsiran mereka, shg saya merasa tkut tuk keluar dr cengkraman mereka, untung aku blum nyetor duit bulanan….baru kali ini aku merasakan di cuci otaknya..

    • bahtiar 6:24 am on Oktober 10, 2010 Permalink | Balas

      Salam hormat juga, Pak Nuryanto.

      Banyak tidak tahu karena ditutup-tutupi.

    • H.Jumrial.Sp 7:31 pm on Oktober 9, 2010 Permalink | Balas

      Setahu saya Alzaytun nggak sama dengan NII , Alzaytun adalah ponpesantren yang didalam nya santri dari berbagai daerah nah, kalau seandainya nya alzaytun sesat kayak ahmadya dan lain lainya , udah jelas MUI dan masyarakat sekitar bertindak, mungkin.. ini dugaan saya yang selalu muncul (NCC) adalah orang yang bersalah kemuadian di pecat dari alzaytun dan bikin stegmen macam2 ya lebih kurang yahudilah …

    • Nuryanto 3:03 pm on Oktober 9, 2010 Permalink | Balas

      Salam hormat pak bahtiar!
      Saya sebagai orng Indramayu sendiri tidak tahu tentang kesesatan NII, tapi aku tahu dari saudara yang sekarang tinggal di tangerang,..
      tapi pak kenapa orang daerah tersebut ga tahu,..???
      Mohon jawabannya ya pak,..

    • erick azharie 2:38 am on Oktober 7, 2010 Permalink | Balas

      saya punya beberapa no.telp.dari orang2
      NII tetapi sy tdk jadi masuk kelompok mereka

    • bahtiar 10:38 am on Oktober 5, 2010 Permalink | Balas

      Waalaikum salam Saudari Nisa di Jiran Malaysia

      Benar, kumpulan tersebut disusupi kepentingan NII. Wang-wang infak yang masuk selain untuk dana operasional sewa rumah atau markas, rental mobil, salary pimpinan NII, sisanya dikirim ke Mahad Zaytun Indramayu Jawa Barat Indonesia.

      Saudari jangan takut untuk keluar, jangan takut diancam kafir atau jangan takut diancam masuk neraka. Malah bila tidak segera keluar dari kumpulan NII tersebut, maka Saudari masuk kelompok sesat dan bila meninggal terancam masuk neraka 😦

      Bantuan korban-korban NII di Malaysia dapat klik :

      1. http://suarajagat.wordpress.com/2009/08/12/kereta-abi/

      2. http://suarajagat.wordpress.com/2010/04/18/nii-di-rtm-1/

      3. http://suarajagat.wordpress.com/2010/03/04/benarkah-as-panji-gumilang-di-dakwa-di-mahkamah/

      4. http://suarajagat.wordpress.com/2009/08/09/buyut-terbakar/

      Demikian jawaban dari kami, bila ada yang ditanyakan dapat ber-email di bahtiar@gmail.com.

      Salam dari Jiran,
      Bahtiar
      Mantan NII
      +62 8132 8484 289

    • nisa 7:43 pm on September 30, 2010 Permalink | Balas

      Salam pak,
      saya ini dari Malaysia,
      saya juga sudah mengikuti kelas tafsiran al-Quran ini hampir dua tahun. Sememangnya dari mula lagi saya kurang enak dengan program ini, namun kerana ingin belajar al-Quran saya teruskan. Nyatanya, sikap ingin belajar saya memerangkap saya sehingga kini. Berkali-kali cuba untuk tidak hadir ke kuliah atau apa-apa perjumpaan, tapi gagal, kerana penyilah saya adalah sahabat karib saya. Juga, teman-teman di office juga ramai yang turut serta.

      Modus operandi juga sama, perlu berinfaq setiap bulan dan segala ajaran tetap sama. Juga rukun Iman yang telah di ubah. Sekarang, saya di paksa mengumpul dana untuk berhijrah ke “Madinah”, dalam keadaan gaji saya yg sangat kecil, amat membebankan. Tapi, bukan dana yang menjadi issue, tetapi ajaran ini yang saya fikir, bukan ajaran yang sebenar.

      Adakah kumpulan yang saya sertai ini ada kepentingannya di NII? Benarkah wang-wang dana disalurkan kesemuanya ke Indramayu, Jawa Barat?

      Saya benar-benar ingin keluar, tetapi takut ancaman-ancaman dari kumpulan ini. Juga terkadang saya rasa, kalau saya keluar, betulkah saya kafir? Pasti masuk neraka kah saya? Apa lagi cara untuk saya tegakkan Islam? Walaupun di hati saya, saya yakin ini adalah sesat.

      Terima kasih pak, maaf ya kalau gaya penulisan bahasa saya kurang difahami.
      Assalamualaikum.

    • ali 11:34 pm on September 24, 2010 Permalink | Balas

      untuk pak zuta wijaya..bisa kah anda tinggalkan alamat email atau facebook..agar saya dapat menhubungi anda untuk bertanya tentang NII

    • Riri 5:42 pm on September 3, 2010 Permalink | Balas

      Hmmm, bwt Bapak zuta wijaya,(ini diluar ajaran NII yang menyimpang ), kalau memang anda jujur dan benar kayak gitu adanya.,,saya ga gt kaget mendengar pernyataan anda , agak aneh memang coz ada yg dipaksa kerja rodi adapula yang diperbolehkan santai,(tapi apa sih yang normal di NII KW 9? ), seingat saya, saya ada temen juga anak Bandung, dy g pernah dipaksain untuk harus bener2 bekerja keras mendapatkan BT atau seperti kegiatan dan kewajiban NII pada umumnya, masalah uangpun dy jg ga ada tekanan dari atasannya,dy salah satu temen yg waktu itu hijrah bareng saya. setelah itupun kami ttp berkomunikasi.. dan pengalaman yang saya dapatkan setelah hijrah berbeda, jika saya dipaksa harus bisa menuhin 50 juta, dy bayar 1 juta aja setelah itu ga ada tekanan lagi, hanya saja dy ttp di NII dan memberikan infak yg ga gt berat bwt dy, beda dengan orang2 NII yang saya kenal, yg harus pontang panting sana sini,cari uang gimanapun caranya, meski dengan cara berbohong dan ngutang sana sini.
      Dan btw Bapak Ruta wijaya,Jika anda benar diperlakukan seperti itu, bagaimana dengan hukum sholatnya.. puasanya,, definisi Islam dimata bapak selama di NII,sudah sesuaikah dengan AlQuran dan Hadits,,, sayang sekali anda tidak membahasnya disini,
      wajar jika pengakuan anda masih dipertanyakan,,, saya kenal tipu muslihat NII,, mereka melakukan apapun terutama membohongi satu sama lain demi tercapainya tujuan mereka
      Mohon maaf jika ada kata salah,
      Terimakasih,

    • bahtiar 7:11 am on September 2, 2010 Permalink | Balas

    • zuta wijaya 11:28 pm on Agustus 26, 2010 Permalink | Balas

      oiya pak,tentang infak saya rasa tidak ada paksaan dalam berinfak,saya masuk nii kira kira 1 thn yg lalu,saya membayr infak kira kira 50 smpe 75 rb perbulan,itu klo ada,klo mang bnar ga ada ya mereka tdk memaksa saya untuk membayar infak,malah saya diberi uang buat jalan,tp saya tolak krna saya mash da uang cukup buat ongkos,dan bila ada yg sakit,mereka kompak untuk menengok & menjenguk mereka bgtu secara bergantian jg,bukankah bgtu itu indah pak,smpe skrg saya msih yakin trhadap nii,sekali lagi bila memang nii tu teroris tolong ksh tau saya diman letak terorisnya,ntar akan sya kaji ulang,sebelumnya terima kasih,wassalam

    • bahtiar 10:25 am on Agustus 21, 2010 Permalink | Balas

      Selamat yaa Sdri. Husna telah bersikap tegas pada NII.

      Begitulah NII, teman anda dicuci otaknya agar menjerumuskan teman-teman di sekitarnya ikut NII.

      Untuk pemulihan, perkuat Ibadah Wajib, perbanyak Ibadah Sunnah. Ikutilah kajian agama yang terbuka dan menerima pendapat dari semua masukan. NII sifatnya tertutup dan monolog.

      Segera temui teman-teman Husna yang kenal dengan penjerumus tersebut, beri nasehat teman-teman agar hati-hati dan waspada terhadap NII NKA KW9 dengan ciri-ciri seperti pengalaman Sdri. Husna.

      Salam,
      Bahtiar
      Mantan NII
      08132 8484 289
      bahtiar@gmail.com
      PUSAT REHABILITASI KORBAN TERORIS NII NKA KW9 http://niikw9.blogspot.com/2010/08/cara-menolak-ajakan-teroris-nii-nka-kw9.html

    • husna 4:04 pm on Agustus 20, 2010 Permalink | Balas

      trimakasih atas masukaNya yang diatas tersebut …
      saya juga baru saja kluar dari NII, sebab saya merasa ada k’ganjalan2 di dalam NII tersebut !!
      Sahabat saya sendiri telah mjerumuskan saya k’daLam keanggotaan trsebut.
      3hari saya d’beri tazkiyah, setelah itu saya d’Wajibkan bersadaQoh dgn jumlah yang sangad besar… pertama saya hanya memberi 1/4 dr yang d’Wajibkan.
      akan tetapi setelah saya mgikuti bahkan saya tlah hijrah, saya d’Wajibkan membayar inFaq perbulan dgn nominal yang cukup besar & ada pula amalan perharinya. dari situ saya merasa ada k’anehan2an.
      akHirnya saya mulai berhenti dr keanggotaan NII, belum ada seminggu saya mngikuti NII trsebut.

    • bahtiar 2:51 pm on Agustus 15, 2010 Permalink | Balas

      Terima kasih Sdri. July atas semangat, nasehat, dan saran-sarannya.

      Semoga menyemangati korban-korban NII NKA KW9 Pimpinan Panji Gumilang Az Zayton Nir Rojim untuk lebih berani dalam menentukan sikapnya.

      https://niikw9.wordpress.com/2010/03/05/takut-trauma-pada-nii/

    • July 4:22 pm on Agustus 13, 2010 Permalink | Balas

      Jgn pnh tkt ngadepin nii.. Sya jg bru sja lepas dr nii.tolak truz klo dy ngajakin tasQiyah! Smgad.. Ikti saran bpk bAhtiar.

    • bahtiar 11:48 am on Agustus 9, 2010 Permalink | Balas

      Terima kasih Mas Dhenk atas saran dan nasehatnya.

      Saya bukan Tuhan, bukan hakim, atau penentu keputusan. Cukup kita sajikan fakta-fakta dan kenyataan-kenyataan tentang NII NKA KW9 Pemuda Kahfi Az Zayton Nir Rojim.

      Insya Allah, masyarakat luas bisa menilai, waspada dan berhati-hati terhadapnya.

      Salam,
      Mantan NII
      081328484289
      bahtiar@gmail.com

    • masdhenk 9:30 am on Agustus 9, 2010 Permalink | Balas

      mantap kang!!
      harusnya banner tentang kesesatan NII dan adanya blog ini dibuat kang!! ane siap masang di blog ane

      sip!!!!

  • Bahtiar 4:19 am on August 9, 2010 Permalink | Balas  

    YAKIN KELUAR DARI NII 

    t3.gstatic.com

    Bapak Bahtiar, setelah saya membaca web yang Bapak sarankan, yaitu http://www.niikw9.wordpress.com, saya berketetapn hati untuk keluar dari NII. Sangat benar NII hanyalah gerakan berkedok Agama Islam tapi kenyataannya hanyalah menguras duit atau uang dari anggota-anggotanya.


    Masalahnya, temen saya si Khairul yang mengajak saya pergi atau ketemuan dengan NII, tapi mulai saya tolak dan menghindar terus, lalu dia marah. Saya jadi tidak enak Pak, karena dia teman saya. 


    Menurut Bapak saya harus bertemu atau menghindar terus ? Terima kasih.


    Dari seseorang.

    Kepada seseorang yang tidak enak pada temannya yang mengajak pada NII.

    Sebaiknya Anda segera bertemu dengan si Khairul dan mengatakan apa adanya. Katakan Anda tidak ingin ikut lagi pengajian yang diadakan oleh NII. Karena NII hanyalah gerakan yang mengatasnamakan Agama Islam tapi ujung-ujungnya meminta uang atau duit dari para anggotanya. Bukti nyata dan fakta banyak tersaji di internet tentang apa itu NII.

    Kalau Anda tidak berani tegas pada Khairul, maka akan dicari-cari terus, akan dikejar-kejar terus, ditungguin di rumah / kost / kontrakan, disamperin di tempat kerja / kuliah / sekolah. NII tidak akan menyerah kalau kita tidak berani berkata tegas pada mereka.

    Langkah selanjutnya, ceritakan masalah ini pada teman-teman yang Anda percayai. Jangan pendam sendiri masalah ini, bisa stress atau tertekan dibuatnya. Ceritakan juga pada teman-teman Anda yang kenal dengan Khairul tersebut, agar mereka juga hati-hati dan waspada, sehingga tidak mengalami peristiwa seperti yang Anda alami.

    Syukur-syukur, bila Anda sudah bertekad bulat keluar dari NII dan bermental kuat. Tunjukkan bukti-bukti kesesatan NII tersebut pada Khairul, agar dia sadar dari pengaruh dan doktrin pimpinannya di NII.

    Demikian masukan dari saya, bila ada yang ditanyakan lagi dapat berkirim email ke bahtiar@gmail.com atau sms ke 08132 8484 289.

     
    • +6281572502631 7:53 am on Juni 11, 2011 Permalink | Balas

      yang merasakan akibatnya yaa diri anda sendiri, karena sudah berpaling dari kebenaran. merusak janji yang telah anda ikrarkan sendiri. ayo pada tobat …. ayo masuk MIM Panji Gumilang

      081572502631

    • bahtiar 10:55 am on Agustus 11, 2010 Permalink | Balas

      Terima kasih Mas Sujud, semoga pengakuan ini menyemangati korban-korban NII yang lain untuk menentukan sikap

      Salam,
      bahtiar
      mantan nii
      081328484289
      bahtiar@gmail.com
      https://niikw9.wordpress.com/2010/07/02/isi-dapur-nii-kw-9-az-zayton/

    • sujud 10:21 am on Agustus 9, 2010 Permalink | Balas

      selamat saudara sudah memutuskan untuk keluar dari nii..kw9….selanjuthya kuatkan mental saudara..dan ajaklah kembali teman saudra yg masih terjebak..selamt berkarya.
      semoga menjadi amal soleh amin.

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal