HANYA BEDA KEMASAN, ISI SAMA SAJA

08XXX XXXX XXX : Maaf Pak, saya dapat nomor Bapak dari Internet, apakah saya boleh tanya2 tentang NII ?
 

08132 8484 289 : Boleh, silahkan …
 

08XXX XXXX XXX : Apakah ada kemungkinan untuk mengajak keluar dari NII ? Pacar saya ternyata NII, saat ini sedang berusaha mengajak saya untuk gabung juga
 

08132 8484 289 : Tolong diceritakan bagaimana dia mangajak Anda ?
 

08XXX XXXX XXX : Baru 4 hari yang lalu saya disuruh mengucapkan MITSAQ, saya tidak mau, saya rasanya pengen menangis, ternyata pacar saya seperti ini. 2 hari yang lalu saya ke sana lagi. sebelum sampai di tempat itu saya baca sms di hp pacar saya yang isinya : bawa saja ke sini, kita sudah siap menyembelih domba-domba. Saya jadi takut …
 

08132 8484 289 : Kalau MITSAQ itu bukan NII tapi KOMAR Komunitas Milata Ibrahim. Mirip NII juga tapi hanya beda nama atau istilah-istilah yang digunakan. U U D juga = Ujung Ujung nya Duit juga … Meng-KAFIR-kan orang yang tidak ikut jama’ah mereka juga. Hati-hati, jangan mau diajak, kalau sudah masuk akan susah pula keluarnya.
 

08XXX XXXX XXX : Terus bagaimana dengan pacar saya Pak ? Dia tetap sholat, tapi sekarang dia tidak makan ayam, sholatnya bangun malam hari dari jam 2 sampai setengah 4 katanya untuk sholat dan menghafal surat-surat. Jujur sekarang saya bimbang, apakah harus putus atau melanjutkan hubungan ini ?
 

08132 8484 289 : Jangan putus, tapi jangan mau pula mau diajak masuk apalagi buru-buru diajak nikah. Pacar Anda bukan pelaku, dia hanya korban dari pengaruh Ajaran tersebut, harus Anda sadarkan. Perbanyak baca artikel tentang Milah Ibrahim atau KOMAR di internet, bisa juga dari majalah Sabili yang terbit pertengahan Mei lalu spesial membahas tentang Ajaran tersebut http://www.sabili.co.id/resensi/sabili-terbaru-no-19-th-xviii-nii-bentukan-in… . Setelah mendapat wawasan dan pengetahuan yang cukup, bicarakan masalah ini pada kedua orang tua Anda.

08XXX XXXX XXX : Saya takut membicarakan ini dengan orang tua😦
 

08132 8484 289 : Tidak perlu takut, kalau tidak bicara dengan orang tua malah BAHAYA, ini menyangkut masa depan dan kehormatan Anda, jangan sampai orang tua “kecolongan” masalah ini. Coba perbanyak membaca referensi tentang ajaran itu, Insya Allah akan tumbuh rasa keberanian.