Koordinator Jammas

Kisah kordinator. yg meninggal dalam tugas :

Fikri … Penampilannya gagah, semangat kerjanya luar biasa. Ketika mengawal setoran ia tidak mengenal waktu hingga larut malam, bahkan sering tidak pulang ke rumah demi mencapai target setoran. Sahabatnya banyak, sehingga ia punya target yg besar untuk menarik setoran semua sahabat.
Pada suatu hari saat mengawal target setoran, ia kecelakaan dan meninggal…..
Ia meninggalkan anak2 yg kecil2 .. istrinya sedih…
Terlebih lagi keluarga ini telah dikucilkan keluarga besarnya, karena sikap Fikri dan istri yg tampak mengacuhkan leluarga sendiri demi mementingkan mengawal setoran2 disetiap harinya. Ya Fikri yg gagah itu hanya tinggal dikontrakan kecil dg kehidupan dibawah sederhana, karena jangankan kursi tamu, tempat tidur ia tak punya. Ia hanya menggelar kasur tipis diatas karpet plastik untuk istirahat anak istrinya..
Hari pendaftaran sekolah tiba, Istri fikri ingin mendaftarkan anak yg paling besarnya untuk masuk sekolah ke tempat yg dibanggakan mereka.
Dengan menggendong anak yg masih kecil dan menuntun adik juga membawa kakak yg mau mendaftar… sang istri datang k sekolah megah itu.
Istri fikri bertemu bagian pendaftaran.. menjelaskan siapa dirinya dan siapa suaminya…
Panitia bagian pendaftaran melaporkan kisah ini k pimpinan…
Jawabannya .. istri Fikri pulang kerumah sambil menangis … dan membawa anak2 nya pulang …
Panitia penerimaan tertegun.. tak berdaya menghadapi dilema….

Reff  : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1321461177897416&id=100001006389251&refid=7&ref=m_notif&notif_t=like&__tn__=%2As

Iklan