Updates from Juni, 2017 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • Bahtiar 6:38 am on June 5, 2017 Permalink | Balas  

    Bapak Wali Santri 

    Surat dari Bapak yg anaknya disandera:
    Saya Nama : PB, mulai bekerja di Mahad Al Zaytun dari tahun 2006 dan Saya dikelurkan secara sepihak Desember 2016, dikaitkan dengan guru yang116, sejak itu menemui anak saja susah, tidak boleh, masuk hanya menunggu di gate, lalu dipanggilkan anaknya, menunggu 2jam tapi bertemu anak dikasih waktu 15menit, anak jg tidak dikasih makan makan, saya harus mengirim makanan & memberi uang makan.
    Tgl 25 mei 2017 istri sy mengajukan permohonan rekomendasi di masyikhoh, dan dari 9 wali santri yg hadir 8 walisantri bisa mengikuti acara dgn imam prawoto. Sedangkan istri sy tidak boleh ikut acara, dibilangin oleh ustzh Wn yg mendampingi acara tsb : “anak ibu harus keduanya lunas dulu, baru bisa pulang, nanti di telp”. Namun sampai 3 hari tidak ada yg menelp.

    Saat itu jg teman2 anak saya sudah pada pulang, jadi anak saya tinggal sendiri di kamar. Khususnya yg nisa menangis minta pulang, namun apa daya istri sy hanya bs menangis karna pulang dg tangan hampa, karna harus melunasi tagihanya, kira2 43jt untuk2 anak saya.
    Ada 3 anak sy yang sekolah di mahad
    1.IFF kelas12
    2.PR kelas 9
    3.RS kelas 7.
    Selama ini pembayaran Sekolah anak saya dipotong dr gaji, sehingga saya tiap bulan tidak bembawa pulang gaji.
    Istri saya berusaha meminta uang koprasi yg kira2 sebesar 7jt untuk dialihkan untuk biaya pendidikan, tapi tidak semudah itu, hrs memenuhi 4 syarat :
    1. Membuat pernyataan telah keluar dari yayasan
    2. Membuat pernyataan keluar dari koprasi
    3. Membawa slip setoran koprasi
    4. Menyerahkan kartu koprasi. Akhirnya istri sy mengurungkan untuk mengurusnya, karna hrs mengikuti birokrasi yg rumit.
    Saya masih berusaha mengurus ke instansi2 terkait bersama sama guru yg dikeluarkan mahad agar bisa membantu menyelesaikan masalah saya ini
    Tertanda PB

    https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=134616547100721&id=100016571280001&refid=17&ref=m_notif&notif_t=like&_ft_=top_level_post_id.1416318905078309:tl_objid.1416318905078309:throwback_story_fbid.1416318905078309:thid.100001006389251:306061129499414:2:0:1498892399:-2689199537077491063&__tn__=%2As

     

    Iklan
     
  • Bahtiar 6:36 am on June 5, 2017 Permalink | Balas  

    Zaytun & Jammas 

    Pengakuan terbuka atas kisah nyata walisantri….salut, sedih…

    “Kisah nyata walisantri, pengalaman yang mengharukan…

    Smoga teman2 guru dan anak2 kita selalu di kuatkan dan disabarkan,sy jdi ingat pengalaman 1 thn yg lalu ,bgni ceritanya anak2 sy ada 3 orang bersekolah disana,kami tinggal di sumatra selatan (lumayan jauh kan ) ketika itu biaya pendidikan untuk ke 3 anak2 sy hrs dilunasi dalam waktu yang bersamaan ,karena biayanya lumayan besar terpaksa 1 dari anak sy hrs menunggak biayaya pendidikannya sekitar 9 jt, sy fikir phak MAZ tdk akan keberatan kalo sy membuat surat pernyataan akan membayar tunggakan setidaknya beberapa buln lagi,waktu itu kami dari palembang tiba di MAZ jam 11 malam ,kmudian langsung mengurusi adminstrasi ternyata anak sy yg kls 11 blum di izinkan masuk sampai waktu yg tdk bisa di pastikan,malam semakin larut dan sy besrta anak2 mulai kecapekan mau tidur di gate sngat tdk nyaman smntara difikiran sy bertanya-tanya masa ya seperti ini ….tidur dikursi ,nyamuknya banyak satpamnya tidk menawarkan penginapan ,,,lalu sy coba menghubungi kordinator setidaknya kami diizinkan masuk u menginap didalam smp menunggu hari siang….ternyata kordinator tdk bisa berbuat banyak beberapa kali sy hubungi dan minta solusi smp skarang tdk ada jalan keluar dr kordinator itu,perasaan kecewa mulai mengusik padahal kita salah satu ummat yang ikut andil dalam perintisan MAZ sejak kami belum menikah, sy smpat nangis dan kesal klo sy dn suami tdk apa2 tidur di luar asalkan ank sy bisa tidur dikamarnya 1 malam sj,…smp jam 2 malam sy tanya ke anak sy..nak kamu punya teman ga di skitar sini,klo punya kita numpang nginap ke rumah teman mu aja,,,,anak sy bilang ada bu kerumah ustadza aja…singkat cerita kami menumpang disana,tdinya kami takut skali tdk diterima karena malam2 bangunin orang yg tdk pernah kenal sebelumnya,..tpi Alhamdulillah ternyata kami disambut baik oleh salah stu guru yg sangat baik itu,kmudian sy menceritakan permasalahan anak sy yg tdk diperbolehkan masuk krn trkendala biayaya…smp keesokan harinya sy datangi kordinatornya ternyata ttp tdk bisa,hari ke 2 anak sy masih blom bisa msk smp hri k 3….ternyata permasalahan anak2 sy menyita perhatianbeberp orang guru yg menurut sy merk adalah orng yang diberi hati yg muliah olh Allah swt,mrk kasih pinjaman uang dan Alhmdulillah anak sy bisa masuk,…hari k 4 kordinator menemui kita sy fikir mrk mau membantu ternyata mrk menagih “JAMMAS”dam Maliah bulanan….bayangkan sdr/i ku dikala kami dalam keadaan sulit mrk smpat2nya menayakan JAMMAS n infaq,..waktu itu sy mulai kesal ,,,padahal kita sama2 muslim masak begitu..?seharusnya saling tolong menolong kan,…tpi ttp sy bersyukur anak2 bisa masuk,nah sblum pulang sy sempat mendengar percakapan teman2 anak sy via HP,ternyata tmn anak sy adalah salh satu dri anak karyawan MAZ yg sudh bertahun -tahun mengabdi disana juga tidak bisa masuk bahkan sampai berbulan-bulan mrk diluar tidak belajar sbgmana mestinya,sy mendengarnya sedih skali apa lgi sy juga seorang guru ,ternyata anak2 karyawan yg belum bisa bayar sudah biasa menerima perlakuan spt itu…lalu bgimana dngan pelajarannya..? bukankah lembaga ini dan kita semua memiliki cita-cita yang sama agar anak2 kita bisa meneruska perjuangan menjadi generasi Emas yg qur’ani…mrk di lindungi UU untuk mendpt pendidika dan perlakuan yang sama,,,dan dari situ sy sangat menyayangkan MA’HAD ALZAYTUN Dan SYEKH ASPG yang sy bangga-banggakan mulai mengusik keraguan sy u ttp taat kpdnya,..beberapa bulan kemudian kami pulang dari MAZ,sungguh mengejutkan bahwa beredar berita Guru dari MAZ ada 116 orang di PHK secara sepihak lebih mengejutkan lagi bahwa diantara 116 guru itu terdapat beberapa orng guru yang telah menolong anak2 sy….kami benar2 marah atas pristiwa ini,..sy yakin sy adalah 1 dari sekian wali santri yg mengalami hal serupa bahkan ada yg lebih para lagi…selama ini MAZ di beritakan negatif baik dari mulut ke mulut bahkan dari media tpi kita ttp berusaha u istiqomah dan mentaati apa yg pimpinan instruksikan..tpi setelah kejadian yg menimpa guru -guru yg sy yakin merka salah satu insan yang ikut menoreh sejarah di MAZ dan sekaligus mrk juga yg ikut menyaksikan penyimpangan yang ada di MAZ…kini mrk berjuang…berjuang bukan hanya karena nasib mreka tpi merk ingin menyelamatkan MAZ dari kedzoliman….kita dukung mrk dngn apa yg kita bisa ,,kita punya senjata perkuat ukhuah,saling menguatkan dan mengingatkan,tahajjud berserah diri kpd Allah ,smg perjuangan pendahulu-pendahulu kita tidak sia-sia…smg teman2 guru selalu disehatkan jgn pernah menyerah,,,inilah jihad fisabilillah salam kami dari sumatera.”

    Salam pendidikan, kemajuan pendidikan Indonesia!!!

    https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1541787282507888&id=100000298920199&refid=17&ref=m_notif&notif_t=like&_ft_=og_action_id.1541787315841218:top_level_post_id.1541787282507888:tl_objid.1541787282507888:throwback_story_fbid.1415295698513963:thid.100001006389251:306061129499414:75:0:1498892399:-6916975028198187832&__tn__=%2As

     

     
  • Bahtiar 6:28 am on June 5, 2017 Permalink | Balas  

    Mahad atau Pemerasan 

    Barusan Ibu & Bapak yg anaknya disandera datang ke posko. Sang ibu bercerita:
    Anak saya selalu menghubungi (menitip salam) minta pulang2.. Berkali2 minta pulang ..ia menangis, “saya jadi ikut nangis, kalau anak saya nangis” katanya
    Kami sampaikan .. Bawakanlah apa2 yg menjadi kesenangan anak ibu.. Ini ada titipan dari kawan2, untuk membelinya ..
    yg sabar ya .. Allah bersama kita.
    Kini sang ibu berangkat menemui putrinya…

    https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1415119518531581&id=100001006389251&refid=17&ref=m_notif&notif_t=like&_ft_=top_level_post_id.1415119518531581:tl_objid.1415119518531581:throwback_story_fbid.1415119518531581:thid.100001006389251:306061129499414:2:0:1498892399:-42210829459934309

     

     
  • Bahtiar 5:37 am on June 5, 2017 Permalink | Balas  

    Guru Mahad Galau 

    Pertanyaan jujur bin folos dari kakak alumni senior

    ” Kenapa ustadz & ustadzah yang masih ada di dalam sana gak berani mengeluarkan suara kebenaran ??
    dimana hati nuraninya mereka semua , takut di usir dr zae??
    gak usah takut rezeki, umur ,maut dll udh ditentukan oleh Allah SWT. ”

    Cukup segini ajah dulu…

    Kalau masih kurang faham juga nanti saya tambahkan
    10 dalil dan 10 hadits…

    Halo….
    Yang katanya di dalam sana mengaku sebagai guru…???!!!

     

    https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=334194043663152&id=100012176760077&refid=17&ref=m_notif&notif_t=like&_ft_=top_level_post_id.334194043663152:tl_objid.334194043663152:throwback_story_fbid.1415103688533164:thid.100001006389251:306061129499414:75:0:1498892399:-5183143278360179359

     
  • Bahtiar 5:31 am on June 5, 2017 Permalink | Balas  

    Psikologi Santri Zaytun 

    Ternyata sd hari ini dua anak yg disandera belum dibebaskan…
    Anak perempuan itu masih kecil, ia ingin dekat dg ibunya, dg bapaknya. Ia takut, sedih, kecewa….
    Anak adalah amanah Allah yg harus kita jaga, kita ayomi, kita cintai, sepenuh hati …
    Ya Allah kuatkan kesabaran kami, agar tetap dijalan Mu untuk menyelesaikan persoalan ini tanpa anarkis…

    https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1414972615212938&id=100001006389251&refid=17&ref=m_notif&notif_t=like&_ft_=top_level_post_id.1414972615212938:tl_objid.1414972615212938:throwback_story_fbid.1414972615212938:thid.100001006389251:306061129499414:2:0:1498892399:-1371002782225394257

     

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal