Pembaruan Terkini Laman 2 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • Bahtiar 4:41 pm on March 23, 2017 Permalink | Balas  

    Jammas, wajah lain NII KW9 

    Kisah nisa yg sekarang sering sakit dan prustasi, karena uangnya habis untuk membayar Target Jammas, yg sekarang Rp. 5.000.000 Perbulan dan jika tidak membayar dijadikan hutangnya.
    Sama denga kisah banyak sahabat nisa kita antara lain :
    1. … 2….. 3…. 4. Dst ..
    Banyak sekali kawan2 …
    Dan diantaranya … banyak sahabat guru. Dulu uang mereka habis …
    Setiap bulannya … Namun mereka rela demi terwujudnya mahad …
    Namun mereka tidak rela jika mahad dijadikan seperti ini ..
    Kamu dipilih, karena kami kira kamu amanah …
    Ternyata kamu berkhianat…
    Menghianati amanah sahabat2 yg telah penuh jerih payah membangun ..
    Apa kamu kira ini punya kamu?
    Sadarrr … Kamu hanya perusak amanah …
    Tanya kepada semua saksi sejarah…
    Kamu kira kami takut dg rantai yang kamu pasang untuk menjerat kami ….
    Kamu salah …
    Rantai itu yg akan menjerat seluruh tubuh kamu…
    Kamu katakan anak2 kami berhutang …
    Kamu salah mengira kami berhutang kepada kamu ..
    Kamulah yg berhutang kepada kami …
    Berapa banyak harga kebutuhan bangunan yg kamu mark up
    Berapa banyak yg hmmmm ..
    Kamu lipat … Hmmm
    Mau tuduh kami berhutang …
    Sorryyy … ya …
    Semua saksi sejarah akan berkumpul…
    Tunggu kedatangan kami …

     

    https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1340923619284505&id=100001006389251&refid=7&_ft_=qid.6400624715020704923:mf_story_key.-6913383247599925423:top_level_post_id.1340923619284505&__tn__=%2As

     

     
  • Bahtiar 11:40 am on March 23, 2017 Permalink | Balas  

    Jammas Jakarta 

    Banyak kejadian yg sama .. Satu diantaranya..
    Ia seorang wanita, hari2 nya dihabiskan hanya untuk membiayai jamas, pernikahannya terhambat, tabungannya terkuras..
    Kini ia tambah pusing dan prustasi, sering sakit … karena target jammas nya kini Rp 5.000.000. Habislah semua gaji, bonus dll nya. Ia sedih … Masa depan nya gelap.. Bahkan calon suaminya juga akan di tagih jammas .. Jika tidak melaksanakan akan menjadi hutang …dan dianggap tidak ibadah.
    Kini targetnya dua kali lipat .. Rencana pernikahannya semakin jauh …
    Ketua kordinator profinsi jakarta .. Antum faham, target antun dari 1.7 milyar menjadi 2,4 milyar di depan dia yg amat berhormat, semakin banyak menyebabkan orang semakin hamcur masa depannya? Sadarrr. … Sadar … Sadar ..
    Antum punya anak perempuan?
    Hai antum pimpinan pimpinan… Di sana .. Antum punya anak perempuan?
    Jahat sekali antum ..?
    Sadar… Sadar sadar ..

     

    https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1340675092642691&id=100001006389251&refid=17&ref=m_notif&notif_t=like&_ft_=top_level_post_id.1340675092642691:tl_objid.1340675092642691:throwback_story_fbid.1340675092642691:thid.100001006389251:306061129499414:2:0:1491029999:6584721123591591687

     
  • Bahtiar 6:38 am on March 3, 2017 Permalink | Balas  

    Sheikh Zaytun 

    Alumni kita bertanya mengapa Pimpinan Pesantren terbesar se Asia, Yang Amat Berhormat. Syaykh al mukarom AS Panji Gumilang tidak diundang Raja Salman. sedangkan yg lain diundang sprt :
    1. KH. Hasan Abdullah Sahal sebagai Pimpinan Pesantren Moderen Gontor Ponorogo
    2. KH. Azzaim Ibrahimy sebagai Pimpinan Pesantren Salafiyah Syafiiyah Situbondo
    3. KH. Ahmad Mohammad Tidjani sebagai Pimpinan Pesantren Al Amin Sumenep
    4. KH. Syukron Ma’mun sebagai Pimpinan Pesantren Darurrahman Jakarta
    5. KH. Mahrus Amin sebagai Pimpinan Pesantren Darunnajah Jakarta
    6. KH Kholil As’ad sebagai PP Walisongo Asembagus Situbondo
    7. Ustaz Arifin Ilham
    8. Ustaz Yusuf Mansur
    9. KH Ma’ruf Amin sebagai Ketua Umum MUI
    10. KH Din Syamsuddin sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI
    11. Nasaruddin Umar sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal
    12. KH Said Aqil Siradj sebagai Ketua Umum PBNU
    13. KH Haedar Nasir sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah
    14. Aceng Zakaria sebagai Ketua Umum Persis
    15. Muhammad Siddik sebagai Ketua Umum DDII
    16. Abdullah Jaidi sebagai ketua umum Al-Irsyad al-Islamiyah
    17. Yusnar Yusuf sebagai ketua umum Jamiyyatul Washliyah
    18. Ahmad Satori Ismail sebagai ketua umum Ikadi
    19. Sadeli Karim sebagai ketua umum Mathla’ul Anwar
    20. Basri Barmanda sebagai ketua umum Perti
    21. Hamdan Zoelva sebagai ketua umum Syarikat Islam
    22. Masdar F Masdu’i sebagai umum DMI
    23. Abdillah Syam sebagai ketua umum LDII
    24. Habib Zain bin Umar bin Smith sebagai ketua umum Rabitah Alalawiyah
    25. Habib Nabil al Musawa sebagai Ketua Majelis Syuro Majelis Rasulullah
    26. Jimly Asshiddiqie sebagai ketua umum ICMI
    27. Zannuba Arifah Chafsoh Rahman Wahid (Yenny Wahid) sebagai Direktur The Wahid Institute
    28. Siti Noordjannah Djohantini sebagai ketua umum PP Aisyiyah
    29. Khofifah Indar Parawansa sebagai ketua umum Muslimat NU
    30. Atifah Thaha sebagai ketua umum DPP Wanita Islam
    31. Syifa Fauzia sebagai ketua umum Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT)

    reff :

    https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1322219977821536&id=100001006389251&refid=7&ref=m_notif&notif_t=like&_ft_=qid.6393047172734145806:mf_story_key.277368089692666252:top_level_post_id.1322219977821536&__tn__=%2As

     

     
  • Bahtiar 6:30 am on March 2, 2017 Permalink | Balas  

    Koordinator Jammas 

    Kisah kordinator. yg meninggal dalam tugas :

    Fikri … Penampilannya gagah, semangat kerjanya luar biasa. Ketika mengawal setoran ia tidak mengenal waktu hingga larut malam, bahkan sering tidak pulang ke rumah demi mencapai target setoran. Sahabatnya banyak, sehingga ia punya target yg besar untuk menarik setoran semua sahabat.
    Pada suatu hari saat mengawal target setoran, ia kecelakaan dan meninggal…..
    Ia meninggalkan anak2 yg kecil2 .. istrinya sedih…
    Terlebih lagi keluarga ini telah dikucilkan keluarga besarnya, karena sikap Fikri dan istri yg tampak mengacuhkan leluarga sendiri demi mementingkan mengawal setoran2 disetiap harinya. Ya Fikri yg gagah itu hanya tinggal dikontrakan kecil dg kehidupan dibawah sederhana, karena jangankan kursi tamu, tempat tidur ia tak punya. Ia hanya menggelar kasur tipis diatas karpet plastik untuk istirahat anak istrinya..
    Hari pendaftaran sekolah tiba, Istri fikri ingin mendaftarkan anak yg paling besarnya untuk masuk sekolah ke tempat yg dibanggakan mereka.
    Dengan menggendong anak yg masih kecil dan menuntun adik juga membawa kakak yg mau mendaftar… sang istri datang k sekolah megah itu.
    Istri fikri bertemu bagian pendaftaran.. menjelaskan siapa dirinya dan siapa suaminya…
    Panitia bagian pendaftaran melaporkan kisah ini k pimpinan…
    Jawabannya .. istri Fikri pulang kerumah sambil menangis … dan membawa anak2 nya pulang …
    Panitia penerimaan tertegun.. tak berdaya menghadapi dilema….

    Reff  : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1321461177897416&id=100001006389251&refid=7&ref=m_notif&notif_t=like&__tn__=%2As

     
  • Bahtiar 4:35 am on March 2, 2017 Permalink | Balas  

    Mengapa Jammas anti Media Sosial ? 

    Surat dari alumni kita : Assalamualaikum ustd…apa yg ust paparkan di status sudah sering saya sampaikan kpda orang tua, namun ibarat sudah cinta mati orang tua selalu membantah…
    org tua saya sering di datangi pihak kordinator untuk iuran jammas bahkan terkadang memaksakan keadaan sampai minjam ke tetangga…
    ya allah ust saya cukup menahan bathin, mohon adakah saran bagi saya untuk menyadarkan orang tua saya ustd?
    saya mohon izin, tulisan antum saya sebarkan ya .. insya Allah menjadi amal antum untuk menyelamatkan sahabat2 kita yg tertindas …
    Iya tapi harus tersamarkan ya ust…. tempat, tahun, dan lokadi
    ok kawan…, ia kemudian melanjutkan tulisan sbb: Ustad banyak kordinator yg memata-matai di medsos… entah apa tujuan mereka. Setiap dtg ke rumah selalu memberi himbauan2 dan nasihat… tentang medsos. Saya enggan berdialog dgn mereka.

    Semenjak kelulusan saya di tahun … kondisi ekonomi keluarga sedang sangat sekarat membuat kami pindah ke kota kelahiran saya di ….
    Namun amat di sayangkan pihak kordinator selalu mendatangi kami untuk meminta sejumlah uang yg saya pun tdk paham uang untuk apa?
    Sampai ketika memang keluarga saya sedang pailit2 nya…. Eh anggota jammas dtg berdialog dgn ayah saya tntg program2 yg ada di mahad,..
    ayah saya sejak awal dibuat mahad selalu ikut serta dalam pembiayaan entah brapa uang yg sudah di salurkan…
    Sampai pernah suatu ketika saya bertikai dgn ayah selepas meminjam uang tetangga untuk jammas…
    yg sangat saya prihatinkan ayah saya menyebut ini bentuk “perjuangan” dan berkata “andai uang yg ayah beri ternyata di selewengkan ya itu urusan mereka dan tuhan ..
    Saya heran. … kebenaran sudah terkuak jelas tapi kenapa manusia enggan mempertimbangkanya.
    Jikalau jammas ini jalan menuju surga yg Allah janjikan.. lebih baik saya mencari jalan surga yg lain….

    Reff :

    https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1321175071259360&id=100001006389251&refid=7&ref=m_notif&notif_t=like&_ft_=qid.6392642763484353571:mf_story_key.-333944440255344910:top_level_post_id.1321182291258638&__tn__=%2As

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal